Dukung pencegahan stunting, Kimia Farma programkan Bidan Inspiratif

Dukung pencegahan stunting, Kimia Farma programkan Bidan Inspiratif

Supwatul Ma'ani, bidan yang menjalankan Program Lulus ASI Eksklusif Penggerak Cegah Stunting (Lase Pegas) di masa pandemi saat memberikan sosialisasi pendidikan kesehatan mengenai Review manfaat ASI bagi ibu dan bayi di Desa Banyu Asih, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten 10 Maret 2021. Bidan Supwatul mengikuti Program Bidan Inspiratif PT Kimia Farma Tbk. untuk mendukung pencegahan stunting atau bayi kurang gizi sejak 2020. ANTARA/HO-Kimia Farma.

Jakarta (ANTARA) - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Kimia Farma (KF) Tbk menyelenggarakan Program Bidan Inspiratif 2021 untuk mendukung pencegahan stunting atau bayi kurang gizi di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

“Ini bentuk kontribusi nyata Kimia Farma untuk kesehatan Indonesia. Sebagai bagian dari 'holding' BUMN Farmasi, Kimia Farma mendukung edukasi dan perbaikan gizi bagi ibu hamil dan balita (golden age) demi masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik,” kata Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk. Verdi Budidarmo dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.

Sebanyak 1.474 bidan, kata dia, terlibat dalam kegiatan BUMN tersebut yang melibatkan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Human Initiative dan kitabisa.com.

Ia menjelaskan bahwa Program Bidan Inspiratif ini bertujuan untuk memaksimalkan peran bidan dalam meningkatkan kualitas informasi mengenai kehamilan dan balita terkait gizi dan pengentasan stunting.

Program Bidan Inspiratif, katanya, dimulai pada 25 Juli 2020. Dalam periode 25 Juli 2020 – 31 Agustus 2020, para bidan peserta kegiatan menyampaikan proposal yang berisi ide-ide kreatif untuk mengurangi angka stunting dan kematian ibu hamil serta cara mengimplementasikannya di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dikemukakannya bahwa setelah melalui tahap penelitian dan penjurian pada 21 Oktober 2020, terpilih sebanyak 15 proposal untuk mengikuti tahap selanjutnya, yaitu pengimplementasian di lapangan.

Lalu, sebanyak 15 bidan pemilik proposal memperoleh donasi dari Kimia Farma sebesar Rp10 juta per orang guna melaksanakan proyek mereka.

Baca juga: Ketua IBI: Utamakan keselamatan bidan dan pasien selama pandemi

Baca juga: Kekurangan Bidan Renggut Sejuta Nyawa Sedunia

Pemilihan pemenang Program Bidan Inspiratif ini didasarkan pada keberhasilan pengimplementasian proposal dan pengembangannya pada rentang waktu Desember 2020 hingga Juni 2021. Para juri dari Kimia Farma, Dinkes Kabupaten Tangerang, IBI, Human Initiative dan kitabisa.com, telah memilih 6 bidan pemenang dan akan diumumkan pada 28 Agustus 2021. Keenam pemenang tersebut nantinya akan memperoleh dana pendidikan total senilai Rp50 juta.

Selain itu, kata Verdi Budidarmo, ke-5 bidan peserta program akan memperoleh bantuan biaya untuk melanjutkan implementasi kegiatan mereka dari dana yang terkumpul hasil penggalangan kitabisa.com yang mencapai Rp132 juta.

Direktur Umum & Human Capital PT Kimia Farma Dharma Syahputra menyatakan bahwa Kimia Farma mendukung semua aktivitas kreatif para bidan untuk menekan angka kematian ibu hamil dan bayi stunting. Menurutnya, peran bidan sangat penting dalam menjaga 1.000 hari pertama kehidupan/HPK (golden age) guna menyelamatkan ibu dan anak serta dapat menentukan masa depan bangsa.

“Kimia Farma sangat peduli pada kesehatan masyarakat Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19 kami mendorong seluruh pihak untuk menjaga kesehatan keluarga. Para bidan yang memiliki proposal kreatif dan terbaik guna menekan angka kematian ibu hamil dan bayi stunting, kami dorong implementasinya dengan dukungan penuh. Harapannya, masyarakat Indonesia tetap sehat dan tumbuh di tengah pandemi,” katanya.

Program CSR Bidan Inspiratif merupakan bentuk apresiasi terhadap peran para bidan sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Kimia Farma, lanjutnya, membantu mengimplementasikan ide-ide inspiratif dan inovatif para bidan.

"Ide-ide baik dan kreatif ini harus melibatkan orang-orang baik yang lebih besar sehingga dampak positif nya terasa lebih besar bagi masyarakat dan bangsa dan ini telah dibantu oleh Kitabisa untuk memperkuat program ini dengan menghubungkan orang-orang baik untuk membantu ide itu melalui platform Kitabisa," demikian Dharma Syahputra.

Baca juga: Kimia Farma salurkan 15.900 paket suplemen-vitamin bagi nakes di Jabar

Baca juga: Srikandi Award Bagi 10 Bidan Terbaik dan Inspiratif

Baca juga: Kimia Farma distribusikan 5.500 paket suplemen ke nakes di Jatim

Baca juga: Menkes: Profesi bidan mendominasi pelayanan kesehatan di Indonesia


 
Pewarta : Faisal Yunianto
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021