Pemprov Riau tambah 500 dosis vaksin COVID-19 untuk UIN Suska

Pemprov Riau tambah 500 dosis vaksin COVID-19 untuk UIN Suska

Gubernur Riau Syamsuar  meninjau  vaksinasi mahasiswa di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau di Pekanbaru, Selasa (24/8/2021) ANTARA/HO-Humas Dinkes Riau

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov) Riau menambah 500 dosis vaksin COVID-19 untuk Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, karena antusiasnya mahasiswa mengikuti vaksinasi guna mencapai kekebalan komunal terhadap virus mematikan itu.

"Karena antusiasnya adik-adik mahasiswa untuk divaksin, jadi sesuai arahan Gubernur Syamsuar, kita tambah sebanyak 500 dosis setelah mendapatkan 450 dosis  dari Polda Riau," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir kepada wartawan usai mendampingi Gubernur dalam peninjauan vaksinasi COVID-19 di UIN Suska Riau di Pekanbaru, Selasa.

Baca juga: Polda Banten kembali gelar vaksinasi mahasiswa dan pelajar

Proses vaksinasi mahasiswa tersebut diselenggarakan oleh Pemprov Riau, Polda Riau, UIN Suska Riau, bersama Cipayung Plus Provinsi Riau yang digelar di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau.

Mimi menjelaskan, awalnya pelaksanaan vaksin di UIN Suska ini hanya mendapatkan 450 dosis dari Polda Riau, namun ditambah 500 dari Pemprov Riau, sehingga totalnya 950 dosis.

Baca juga: Ratusan mahasiswa Sulbar antusias ikut vaksin di Polda Sulbar

Ia mengungkapkan, untuk jenis vaksin yang diberikan pada hari ini di UIN Suska Riau terdapat dua jenis vaksin yakni 450 dosis Sinovac dan 500 dosis jenis Astrazeneca.

"Kegiatan ini digelar guna mempercepat target masyarakat mendapatkan vaksin COVID-19 untuk mencapai kekebalan komunal itu," katanya.

Gubernur Syamsuar juga menyampaikan antusias masyarakat sangat tinggi sekali terhadap vaksinasi ini, sehingga selalu membludak dari target yang dipersiapkan meskipun telah menggunakan skema pendaftaran secara online.

Baca juga: UI beri vaksinasi COVID-19 gratis mahasiswa

Meskipun sudah divaksin COVID-19, namun Gubernur Syamsuar kembali mengingatkan agar protokol kesehatan tetap dijaga sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

"Karenanya saya berharap kiranya protokol kesehatan tetap dijaga, walaupun nanti adik-adik mahasiswa sudah divaksin masker tetap dipakai sebagai upaya memutus rantai penularan COVID-19," katanya.
Pewarta : Frislidia
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021