Basarnas tutup operasi pencarian pendaki di Gunung Bawakaraeng

Basarnas tutup operasi pencarian pendaki di Gunung Bawakaraeng

Kepala Basarnas Makassar, Djunaedi. FOTO/HO-dokumentasi Basarnas Makassar

Makassar (ANTARA) - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar akhirnya menutup operasi pencarian setelah tiga korban pendaki yang tewas karena mengalami hipotermia ditemukan pada sejumlah pos di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Operasi SAR untuk pemantauan dan menjaga terjadinya kondisi maupun musibah kemanusiaan di Gunung Bawakaraeng secara resmi ditutup," kata Kepala Basarnas Makassar, Djunaedi, Kamis.

Baca juga: Tiga pendaki tewas di Gunung Bawakaraeng Sulsel

Pihaknya pun berterima kasih atas dukungan dan bantuan kepada unsur potensi SAR, TNI-Polri maupun organisasi masyarakat yang selama ini membantu proses pencarian dan evakuasi korban jiwa hingga diterima pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

Penutupan operasi SAR ini kata dia, setelah tidak ada laporan yang masuk terkait kehilangan orang serta ditemukannya jasad Muhammad Rian (21), korban ketiga di Pos 5 Gunung Bawakaraeng pada pukul 20.40 WITA, sebelumnya dikabarkan belum ditemukan.

"Untuk korban terakhir atas nama Muh Rian telah ditemukan tadi malam, setelah tim SAR gabungan menyisir lokasi. Jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," paparnya.

Sebelumnya, tim SAR gabungan menemukan jasad pertama atas nama Steven William Frits umur 21 tahun tergeletak di Pos 7 setelah menerima laporan pendaki saat turun gunung.

 
Suasana evakuasi jenazah Muh Rian saat di temukan berada di Pos 5 Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa. FOTO/HO-dokumentasi Basarnas Makassar


Baca juga: Dua pendaki Gunung Bawakaraeng memperingati HUT RI ditemukan tewas

Selanjutnya, korban kedua atas nama Zainal Abidin berumur 21 tahun ditemukan di antara Pos 6-5. Awalnya, dikira jasad korban Muhammad Rian, namun terjadi kekeliruan setelah dicek ulang lebih dalam ternyata jasad Zainal Abidin.

Kemudian, tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian korban ketiga atas nama Muh Rian atas petunjuk rekannya menyebut meletakkan tubuh korban di antara bebatuan dan pohon sekitar Pos 5 untuk mencari bantuan.

Tim pencarian terus berupaya mencari di tengah kondisi gelap dengan pencahayaan seadanya hingga berhasil menemukannya dalam keadaan meninggal dunia di Pos 5, berjarak 500 meter dari lokasi penemuan jasad Zainal sekitar pukul 20.40 WITA.

Ketiga korban ini merupakan bagian dari rombongan teman sekolahnya berjumlah delapan orang. Mereka bermaksud mengikuti upacara bendera 17 Agustus di puncak Gunung Bawakaraeng, yang berangkat pada Sabtu, 14 Agustus 2021.

Ketiganya tewas akibat hipotermia atau kedinginan akut disebabkan kondisi cuaca ekstrem dengan suhu minus 14 derajat celsius di atas gunung setempat.

Korban Steven William Frits dimakamkan di Pekuburan Bollangi, Kecamatan Pattallassang, Gowa, korban Zainal Abidin dikuburkan pada Tempat Pekuburan Umum di Palantikang, Gowa, dan korban Muh Rian dikebumikan di Kampung Parang, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Baca juga: Dievakuasi, pendaki di Gunung Bawakaraeng yang alami hipotermia

Baca juga: Seorang pendaki meninggal di Gunung Bawakaraeng

 
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2021