Kasus harian COVID-19 di Cirebon tambah 13, terendah selama PPKM

Kasus harian COVID-19 di Cirebon tambah 13, terendah selama PPKM

Pengurus RT memberikan masker kepada salah satu warga terkonfirmasi positif COVID-19 saat menjalani isolasi mandiri di desa Lohbener, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (30/6/2021). ANTARA/Dedhez Anggara/foc.

Cirebon (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 13 orang dan itu menjadi yang terendah selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Data Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon yang diterima di Cirebon, Senin, menyatakan hal itu menunjukkan penurunan dibanding hari sebelumnya.

Di mana pada Ahad (1/8) kasus terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 154 orang. Adanya penambahan 13 kasus baru, menjadi yang terendah selama penerapan PPKM.

Sementara dengan adanya 13 kasus baru, akumulasi kasus aktif menjadi 1.628 orang dan terbanyak menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Kasus aktif COVID-19 Kabupaten Cirebon capai 2.848

Baca juga: Positif tinggi, nakes di Cirebon divaksin dosis ketiga dengan Moderna


Selain penurunan kasus harian COVID-19, Satgas Penanganan COVID-19 juga mendata terdapat peningkatan kematian, di mana tercatat ada enam orang meninggal dunia akibat terkonfirmasi dan totalnya hingga kini menjadi 813 orang telah kehilangan nyawanya.

Penerapan PPKM di Kabupaten Cirebon, berpengaruh dengan kasus terkonfirmasi positif hariannya, di mana sebelum ada pembatasan kasus harian rerata di atas 150.

Bahkan pada awal Juli 2021, kasus harian COVID-19 tercatat mencapai 500 orang lebih.

Data akumulasi kasus COVID-19, hingga Senin, terdapat 23.082 orang yang telah terkonfirmasi positif dengan perincian 20.641 selesai isolasi, 1.628 kasus aktif dan 813 orang meninggal dunia.*

Baca juga: Delapan pegawai positif COVID-19, Pendopo Bupati Cirebon ditutup

Baca juga: KAI Daop 3 Cirebon gandeng Kodim sediakan layanan vaksinasi COVID-19
Pewarta : Khaerul Izan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021