Sandiaga dukung enam "start up" kompetisi di ajang internasional

Sandiaga dukung enam

Tangkapan layar - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (dua kiri atas) memberikan sambutan dalam acara Enterpreneurship World Cup (EWC) Indonesia National Finals 2021 yang ditayangkan virtual, Jumat (23/7/2021). ANTARA/HO-Kemenparekraf/aa.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendukung enam perusahaan rintisan (start up) Indonesia yang akan berkompetisi di kancah internasional.

"Selamat untuk semua pemenang, Semoga sukses sebagai wakil dari start up Indonesia dalam kompetisi di tingkat global dan regional," ujar Sandiaga dalam pernyataan melalui video, dikutip Minggu.

Video tersebut ditayangkan dalam acara Enterpreneurship World Cup (EWC) Indonesia National Finals 2021 yang ditayangkan virtual belum lama ini.

Sandiaga mengatakan perusahaan rintisan menawarkan potensi yang besar sebagai mesin pertumbuhan suatu bangsa.

Saat ini, kata dia, momentum perusahaan rintisan dan ekonomi kreatif telah meningkat secara signifikan di Indonesia dan berhasil berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi di Tanah Air.

Baca juga: Menparekraf ajak pengusaha lirik sektor digital, game & konten kreatif

Sandiaga menjelaskan bahwa perusahaan rintisan telah meningkatkan produktivitas ekonomi melalui inovasi dan meningkatkan inklusi dengan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah.

Selain itu, perusahaan rintisan juga membuka potensi budaya dan alam yang belum tereksplor, serta meningkatkan kekuatan kompetisi baik di kancah regional maupun internasional.

Sandiaga juga menyebut bahwa kegiatan itu juga sejalan dengan program pemerintah yang bertujuan untuk memperkenalkan usaha dan perusahaan rintisan Indonesia ke dunia internasional.

"Salah satu tujuan utama pemerintah adalah meningkatkan internasionalisasi perusahaan rintisan, untuk memungkinkan partisipasi yang lebih dalam dari perusahaan rintisan lokal dalam rantai nilai regional dan global," kata Sandiaga.

ASEAN Youth Organization bersama StartupHax tahun ini menjadi tuan rumah ajang kompetisi perusahaan rintisan terbesar di dunia yakni Entrepreneurship World Cup (EWC).

Baca juga: Menparekraf harap Idul Adha jadi momentum persatuan umat

Kompetisi kewirausahaan ini setiap tahunnya diadakan di Riyadh, Saudi Arabia dan dihadiri oleh ribuan pengusaha dan investor.

Mengutip pernyataan tertulis yang diterima, Minggu, Pendiri ASEAN Youth Organization Senjaya Mulia menyampaikan selamat kepada para finalis yang berhasil mewakili Indonesia di kompetisi EWC tingkat ASEAN dan tingkat dunia.

Dalam acara EWC Indonesia National Finals 2021, terpilih enam perusahaan rintisan yang akan mewakili Indonesia, yakni Alleri Plastisphere, eGrad (PT Inovasi Generasi Digital Indonesia), Intive Studio (Intivention), PropertiGrab, Neurafarm, dan TUJJU Media.

EWC telah mendukung lebih dari 300 ribu peserta dari 200 negara dan menyediakan hadiah uang tunai hingga 2 juta dollar AS kepada para pemenang. Tidak hanya hadiah uang tunai, kompetisi ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi informasi tentang pendanaan usaha dari para investor.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya ASEAN Youth Organization untuk meningkatkan hubungan para pengusaha dari satu negara dengan negara lainnya dan membuka jaringan internasional untuk para pengusaha sehingga dapat meningkatkan ketahanan ekonomi secara regional.

Baca juga: Start up digital titik balik kebangkitan desa dan UMKM Indonesia

Baca juga: Empat Start-Up Indonesia jajaki pasar Swiss

Baca juga: Sandiaga paparkan strategi pemulihan sektor Parekraf pascapandemi
Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021