Satgas: 17.875 warga positif COVID-19 di Batam

Satgas: 17.875 warga positif COVID-19 di Batam

Tangkapan layar Data COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau, Kamis (15/7). ANTARA/Naim.

Batam (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau, Kamis mencatat tambahan harian positif COVID-19 sebanyak 266 orang sehingga secara total ada 17.875 warga yang dinyatakan positif terpapar virus corona.

"Jumlah kasus konfirmasi hari ini 266 orang dan secara kumulatif menjadi 17.875 orang," demikian data yang dibagikan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Batam Azril Apriansyah di Batam, Kamis.

Dari tambahan 266 kasus positif COVID-19 hari ini, 192 di antaranya konfirmasi bergejala, 42 tanpa gejala, dan 32 konfirmasi kontak.

Satgas juga mencatat tambahan 363 orang sembuh, hingga totalnya 14.584 orang yang dinyatakan pulih.

"Kasus meninggal akibat COVID-19 hari ini ada delapan orang, dan kumulatif menjadi 416 orang," kata dia.

Baca juga: Batam lanjutkan vaksinasi COVID-19
Baca juga: 24.717 pelajar Batam telah divaksin COVID-19


Sampai saat ini, Satgas mencatat 2.875 orang masih kasus aktif COVID-19 di mana sebanyak 2.020 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, 283 orang isolasi di asrama haji, tiga isolasi di Bapelkes dan lainnya dirawat di 15 rumah sakit rujukan di daerah setempat.

Masih dalam keterangan Satgas, tingkat kematian akibat COVID-19 di Batam sebesar 2,327 persen, tingkat kesembuhan 81,589 persen, dan tingkat kasus aktif 16,084 persen.

Sementara itu, virus corona sudah tersebar di penjuru kota kepulauan itu, hingga pulau-pulau penyangga.

Saat ini Kecamatan Belakangpadang sudah masuk zona merah dengan 30 kasus aktif COVID-19. Dua kecamatan penyangga lainnya, Bulang dan Galang masuk zona kuning dengan 10 orang dan enam orang yang masih positif COVID-19. Sementara seluruh kecamatan di pulau utama, berzona merah.

Baca juga: Batam pasok 7 isotank oksigen untuk kebutuhan pasien COVID-19 di Jawa
Baca juga: Batam bersiap vaksinasi 118.371 anak 12-18 tahun
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021