Gandeng KBRI Singapura, Sinar Mas donasi 1.000 konsentrator oksigen

Gandeng KBRI Singapura, Sinar Mas donasi 1.000 konsentrator oksigen

Petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta menurunkan bantuan 1.500 oksigen konsentrator tahap pertama Singapura dari dalam pesawat, Selasa (13/7/2021). ANTARA/HO-Humas Kemenlu/am.

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan Sinar Mas bekerja sama dengan Temasek Foundation dan KBRI Singapura dalam mendatangkan 1.000 konsentrator oksigen untuk memenuhi kebutuhan oksigen di Indonesia, di tengah naiknya angka positif COVID-19.

Bantuan tersebut ditujukan kepada Kementerian Kesehatan RI untuk nantinya disebar ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Duta Besar RI untuk Singapura Suryopratomo, Rabu, menyebut peran perusahaan swasta di Indonesia dan Singapura dalam menggalang donasi ini merupakan wujud hubungan persahabatan yang baik antara kedua negara.

“Singapura menunjukkan sebagai sahabat sejati bagi Indonesia. Bukan hanya pemerintah Singapura yang begitu cepat memberikan bantuan tetapi juga perusahaan serta masyarakat Singapura,” kata Dubes Suryopratomo dalam keterangan tertulis KBRI Singapura, Rabu.

Kontribusi Sinar Mas itu diharapkan bisa membantu upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19 di Tanah Air.

“Solidaritas antarnegara dan sesama entitas bisnis melatarbelakangi donasi oxygen concentrator yang kami lakukan melalui Yayasan Temasek, dengan dukungan kedutaan besar kita di Singapura. Kami harapkan, inisiatif ini dapat membantu bangsa Indonesia menghadapi lonjakan angka COVID-19, sekaligus menggugah perusahaan lain untuk turut bergabung memberikan bantuan,” kata Managing Director Sinar Mas Saleh Husin dalam keterangan KBRI Singapura, Rabu.

Sebelumnya, Sinar Mas juga telah mendonasikan lebih dari 1.200 ton oksigen setiap bulan melalui Asia Pulp & Paper Sinar Mas untuk memenuhi kebutuhan oksigen pasien COVID-19 di sejumlah daerah.

Konsentrator oksigen adalah alat guna memproduksi oksigen murni dari udara bebas, yang dapat mendistribusikannya langsung kepada penggunanya, dalam hal ini pasien COVID-19 .

Pimpinan Yayasan Temasek International Jennie Chua menyebut kemunculan virus jenis baru COVID-19 yang lebih menular memerlukan kerja sama dan dukungan cepat semua pihak, baik di Indonesia maupun Singapura dalam upaya mengatasi wabah ini.

Sejak awal bersama-sama dengan KBRI Singapura, pihaknya telah bekerja sama untuk menyalurkan berbagai macam bantuan penanganan COVID-19 di Indonesia.

“Yayasan Temasek dan KBRI Singapura bersama dengan Kementerian Luar Negeri Singapura memfasilitasi kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak baik di Indonesia dan Singapura dalam upaya cepat membantu Indonesia mengatasi situasi pandemi saat ini,” tutur Chua.

Baca juga: DBS donasikan 1.000 konsentrator oksigen tangani COVID-19 di Indonesia

Baca juga: Kemenkes: Prioritas bantuan oksigen dari Singapura untuk Jawa-Bali

Baca juga: Pemerintah akan impor oksigen konsentrator untuk dipinjamkan ke warga


 

Percepatan vaksinasi COVID-19 di gugusan pulau perbatasan Singapura

 

Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021