Pemerintah terima vaksin AstraZeneca sumbangan Jepang

Pemerintah terima vaksin AstraZeneca sumbangan Jepang

Tangkapan layar siaran kedatangan vaksin COVID-19 sumbangan dari Pemerintah Jepang di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (1/7/2021). (ANTARA/Andi Firdaus)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia menerima vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca sumbangan dari Pemerintah Jepang pada Kamis sore.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito, serta Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi menyaksikan kedatangan sumbangan vaksin dari Jepang, yang dikemas dalam 13 boks envirotainer, di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, sekitar pukul 16.30 WIB.

"Yang disumbangkan adalah 2,1 juta dosis AstraZeneca, saya harapkan lebih banyak lagi sumbangannya. Untuk kali ini yang datang sekitar 998 ribu batch, dikirim dalam bentuk siap pakai. Nanti mungkin akan ada batch kedua," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan keterangan secara virtual.

Menurut Budi, 50 persen dari pasokan vaksin AstraZeneca tersebut akan dikirim ke daerah-daerah sasaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Pulau Jawa dan Bali dan sisanya disalurkan ke seluruh Indonesia.

"Saya berharap rakyat Jepang juga sehat selalu dan mudah-mudahan bisa mengatasi pandemi ini bersama-sama, karena bencana besar ini hanya bisa diselesaikan kalau kita bekerja sama dengan seluruh bangsa di dunia," katanya.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi mengatakan bahwa Jepang dan Indonesia saling membantu dalam kondisi sulit.

"Jepang dan Indonesia selalu saling membantu dan mempererat persahabatan saat kondisi sulit, seperti (saat) gempa bumi di Indonesia yang terjadi pada 2011 dan tsunami di Sulawesi pada 2018," katanya.

Kenji mewakili pemerintah serta rakyat Jepang menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya warga dan tenaga kesehatan di Indonesia akibat COVID-19.

"Pemerintah Indonesia dan tenaga kesehatannya selama ini berupaya menangani COVID-19 dengan sungguh-sungguh, namun banyak orang yang meninggal, termasuk teman saya di Indonesia. Saya berbelasungkawa atas itu," katanya.

Kenji berharap bantuan vaksin dari Jepang bisa membantu pemerintah Indonesia mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Baca juga:
Indonesia dapat bantuan vaksin COVID-19 dari Jepang, Australia, dan AS
Penerima vaksin COVID-19 dosis pertama capai 30,18 juta orang
Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021