BNNP Sumbar minta semua pihak konsisten perangi narkoba

BNNP Sumbar minta semua pihak konsisten perangi narkoba

Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Khasril Arifin. ANTARA/Mario Sofia Nasution/am.

Padang, (ANTARA) - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat (Sumbar) Brigjen Pol Khasril meminta semua pihak agar konsisten memerangi narkoba, karena sudah masuk hingga ke desa-desa.

"Tidak ada desa di Indonesia yang tidak terpapar narkoba. Ini harus jadi perhatian bersama dan kita harus konsisten dalam menghadapinya," kata dia, saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, di Padang, Senin

Ia mengatakan pemberantasan peredaran gelap narkoba sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bersama dengan pemberantasan korupsi.

Sumbar sendiri masih menjadi jalur perlintasan masuk narkoba, seperti sabu-sabu masuk dari Pekanbaru Provinsi Riau yang masuk melalui Kabupaten Limapuluh Kota.

Sedangkan untuk ganja masuk dari Aceh dan Sumatera Utara melalui Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat.

Menurut dia, salah satu upaya dilakukan adalah sosialisasi dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, baik oleh pemerintah, swasta, tokoh adat, agama dan masyarakat.

"Saat ini warga yang terpapar narkoba mencapai 1,7 persen dari total penduduk. Ini tentu angka yang besar," kata dia lagi.

Selain itu, pengawasan juga terus dilakukan di wilayah perbatasan untuk mempersempit jalur mereka masuk.

Ia mengakui salah satu kendala yang dihadapi adalah luasnya wilayah perbatasan serta banyak jalur masuk yang digunakan.

"Mereka masuk jalur darat, jika ketat mereka bisa masuk dari pelabuhan-pelabuhan kecil atau jalan tikus," kata dia pula.

Dia mengatakan jika pengawasan ketat dan seluruh warga memiliki pemahaman bahaya narkoba, akan mampu menekan angka peredaran.

"Kita terus berupaya menekan peredaran gelap narkoba di Sumbar," kata dia.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Djoinaldy mengatakan Sumbar memiliki Nagari Tageh yang tidak hanya fokus di bidang kesehatan dalam melawan COVID-19, namun juga pemberantasan narkoba.

"Kita perkuat sinergi dengan BNN dan Polda Sumbar untuk menekan angka peredaran narkoba," kata dia lagi.
Baca juga: Wagub Sumbar minta edukasi bahaya narkoba dilakukan sejak dini
Baca juga: Polda Sumbar tangkap 115 tersangka penyalahgunaan narkoba
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021