Sembilan PMI akan jalani tes cepat ulang sebelum pulang kampung

Sembilan PMI akan jalani tes cepat ulang sebelum pulang kampung

Salah satu lokasi karantina PMI asal Lampung yakni asrama haji Lampung. ANTARA/HO.

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran (BP2MI) Lampung Ahmad Salabi mengatakan sembilan orang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Lampung yang pulang akan menjalani tes cepat antigen ulang sebelum kembali ke kampung halaman.

"Total 7.200 PMI asal berbagai provinsi yang bekerja di Malaysia dan dideportasi secara bertahap akan pulang dimulai pada hari ini. Dan ada sembilan orang dari Lampung yang dipulangkan pada tahap pertama ini," ujar Ahmad Salabi, saat dihubungi di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan sembilan orang PMI tersebut ikut serta dalam pemulangan 145 PMI di tahap pertama, dan para pekerja migran asal Lampung tersebut akan menjalani tes cepat antigen ulang sebelum kembali ke kampung halaman masing-masing.

Baca juga: Pemulangan PMI dari Malaysia dimulai dari kelompok rentan

"Nanti akan menjalani tes cepat ulang oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, jika negatif COVID-19 maka akan kembali ke kampung halaman namun bila mereka positif maka akan di karantina di BLK Lampung ataupun Asrama Haji," ucapnya.

Menurutnya, para PMI bermasalah yang dipulangkan tersebut akan menjalani karantina selama 5 hari di Wisma Pademangan ataupun di pelabuhan perbatasan Indonesia.

"Mereka sebelum kembali ke Indonesia tentu sudah di tes usap, dan menjalani karantina. Namun kita juga akan kembali periksa sebelum kembali ke kabupaten dan kota di Provinsi Lampung," katanya.

Ia menjelaskan sampai dengan Juni 2021 tercatat ada 73 orang PMI asal Lampung yang difasilitasi kembali ke kabupaten dan kota.

"PMI yang kembali ke Lampung sampai dengan Juni terinci 12 orang PMI karena sakit, 8 orang jenazah PMI, 53 orang PMI habis kontrak ataupun terkendala seperti overstay, ataupun penempatan ilegal," ucapnya..

Dia mengatakan untuk mengantisipasi adanya persebaran COVID-19 akibat adanya kepulangan PMI tersebut pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan karantina dan tes cepat antigen kepada PMI yang pulang.

"Mereka dipulangkan salah satunya karena adanya pandemi COVID-19, dan untuk mengantisipasi adanya persebaran kasus kita akan terus berkoordinasi untuk melakukan karantina dan tes cepat ulang kepada PMI," katanya.

Baca juga: Kemensos siapkan pos transit untuk pemulangan PMI di Malaysia
Baca juga: 224 pekerja migran pulang dari Malaysia masih dikarantina di Batam
Baca juga: BP2MI tegaskan tidak ada 155 PMI yang pulang mandiri via Krayan

 
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021