Polisi gadungan ditangkap karena mencuri equalizer masjid di Cilegon

Polisi gadungan ditangkap karena mencuri equalizer masjid di Cilegon

DSK, pelaku pencurian equalizer di masjid dengan menggunakan pakaian polisi. ANTARA/Susmiyatun Hayati

Cilegon (ANTARA) - Seorang polisi gadungan ditangkap karena mencuri equalizer (perangkat pelengkap yang berfungsi memperbaiki keseimbangan stereo dan kualitas suara keluar) di Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten.

Kapolres Cilegon, Polda Banten AKBP Sigit Haryono diwakilkan oleh Kapolsek Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak AKP Deden Komarudin, Jumat, menjelaskan penangkapan itu berawal dari informasi dari salah satu petugas di Pelabuhan Merak yang mendapatkan laporan adanya orang yang dicurigai mencuri equalizer di Masjid Al-Ikhlas yang letaknya di sebelah pelabuhan.

"Atas informasi tersebut anggota kami bergerak cepat mengamankan pelaku dengan ciri-ciri menggunakan kaos dan celana polisi yang terlihat ada di sekitar Dermaga 2 Pelabuhan Merak," ujarnya.

Dari pemeriksaan, kata dia, pelaku berinisial DKS (24) bukan anggota polisi, hanya menggunakan kaos dan celana polisi. Pelaku selanjutnya diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Pulomerak untuk diproses lebih lanjut.

Deden menjelaskan, setelah melakukan pencurian equalizer pelaku DKS kemudian pergi ke Jakarta. Bahkan, equalizernya dijual di Jakarta dengan harga Rp400 ribu pada orang yang tidak dikenal.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.
Baca juga: Polisi gadungan gunakan pelat palsu ditetapkan sebagai tersangka
Baca juga: Polisi tangkap dua buronan wartawan gadungan pemeras di Jember
Pewarta : Sambas
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021