Djokovic serahkan raket kemenangan kepada bocah 'pemberi taktik'

Djokovic serahkan raket kemenangan kepada bocah 'pemberi taktik'

Petenis Serbia Novak Djokovic mengembalikan bola ke lawannya dari Yunani Stefanos Tsitsipas dalam laga final Prancis Terbuka di oland Garros, Paris, Prancis, Minggu (13/6/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Gonzalo Fuentes/foc.

Jakarta (ANTARA) - Novak Djokovic menyerahkan raket kemenangannya dalam ajang French Open kepada seorang anak laki-laki yang menyaksikan permainannya dari tepi lapangan karena ia dianggap telah ”memberikan taktik yang tepat".

Petenis nomor satu dunia itu merebut gelar Grand Slam ke-19 dan menjadi orang pertama dalam waktu 52 tahun terakhir yang memenangkan keempat turnamen besar dua kali ketika ia bangkit dari kekalahan dua set untuk kemudian mengalahkan Stefanos Tsitsipas 6-7 (6/8), 2-6, 6- 3, 6-2, 6-4.

Baca juga: Tundukkan Tsitsipas, Djokovic sabet gelar French Open keduanya

Pada akhir pertandingan yang berdurasi empat jam 11 menit itu, Djokovic menyerahkan raketnya kepada anak laki-laki tersebut, yang kemudian terlihat melompat kegirangan dan kaget karena mendapatkan raket dari petenis berusia 34 tahun itu.

“Suara anak itu ada di telinga saya sepanjang pertandingan, terutama ketika saya tertinggal dua set. Dia benar-benar mendorong saya. Dia memberi saya taktik juga," kata Djokovic dikutip dari AFP, Senin.

Baca juga: Tsitsipas berharap lain kali tak lagi berpredikat nyaris juara

"Dia seperti berteriak, ’tahan servis Anda, dapatkan bola pertama yang mudah, lalu arahkan ke backhand-nya (Tsitsipas).’ Secara harfiah, anak itu sudah melatih saya.

"Saya rasa itu agak lucu, tetapi juga sangat bagus. Jadi setelah pertandingan, saya ingin memberikan raket saya kepada orang terbaik, dan orang itu adalah dia (anak laki-laki tersebut). Ini adalah bentuk rasa terima kasih karena dia selalu bersama saya dan mendukung saya,” ungkap Djokovic.

Baca juga: Roland Garros bakal jadi saksi duel ke-58 Djokovic vs Nadal
Baca juga: Juara tunggal putra French Open dari masa ke masa

Pewarta : Rr. Cornea Khairany
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021