Pemkot Jakpus mulai vaksinasi warga berusia 18 tahun ke atas

Pemkot Jakpus mulai vaksinasi warga berusia 18 tahun ke atas

Layanan vaksinasi massal COVID-19 di DKI Jakarta oleh Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Yayasan Global CEO Indonesia di Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (9/5/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Pusat mulai membuka layanan vaksinasi COVID-19 untuk warga berusia 18 tahun ke atas pada Rabu.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari menjelaskan pemberian vaksin COVID-19 untuk usia 18 tahun ke atas telah dimulai serentak di delapan kecamatan.

"Pemberian vaksin COVID-19 bagi warga berusia 18 tahun ke atas di Jakarta Pusat juga digelar serentak di wilayah lain ibu kota," kata Erizon saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Ia memaparkan bahwa layanan vaksinasi COVID-19 ini menggunakan vaksin AstraZeneca sebanyak 1.200 dosis untuk warga setiap hari per kelurahan.

Selain untuk 18 tahun ke atas, Pemkot Jakarta Pusat juga masih melakukan vaksinasi untuk warga pra lansia dan lansia berusia 50-59 tahun di pemukiman RW padat penduduk se-Jakarta Pusat. Pelayanan vaksinasi ini dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Jakarta Pusat.

Baca juga: Sebagian warga di 98 RW Jakpus mulai terima vaksin AstraZeneca
Baca juga: 300 ASN di Jakarta Pusat jalani vaksinasi COVID-19


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menggelar vaksinasi COVID-19 tahap III untuk warga yang berusia 18 tahun ke atas.

Salah satu pertimbangan untuk perluasan vaksinasi ini dipengaruhi karena transmisi penularan COVID-19 di DKI Jakarta masih cukup tinggi.

Berdasarkan data yang masuk ke Kementerian Kesehatan sampai 6 Juni 2021, total kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta sebanyak 435.135 kasus (bertambah 1.019 orang), dengan kasus aktif sebanyak 11.516 (2,6 persen). Kematian sebanyak 7.438 kasus (bertambah 15 orang), 35 persen kasus positif aktif dengan gejala sedang sampai kritis membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Persentase kasus positif di DKI Jakarta selama satu pekan terakhir juga lebih dari 5 persen (mencapai 7,62 persen).
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021