Sompo Insurance nilai stimulus pemerintah perbaiki industri otomotif

Sompo Insurance nilai stimulus pemerintah perbaiki industri otomotif

Salah satu produk asuransi dan layanan ritel unggulan Sompo Insurance adalah asuransi mobil yang  sangat dipengaruhi oleh kondisi industri otomotif di Indonesia selama masa pandemi.  (ANTARA/HO-Sompo Insurance)

Jakarta (ANTARA) - PT Sompo Insurance Indonesia menilai stimulus yang diberikan oleh pemerintah akan membantu memperbaiki kondisi industri otomotif di Tanah Air pada tahun ini.

CEO PT Sompo Insurance Indonesia Eric Nemitz mengatakan salah satu produk asuransi dan layanan ritel unggulan perseroan adalah asuransi mobil yang sangat dipengaruhi oleh kondisi industri otomotif di Indonesia selama masa pandemi.

"Akan tetapi, kami bisa memperkokoh bisnis melalui unit bisnis dan diversifikasi portofolio produk lainnya, sembari memastikan nasabah bisa mendapatkan layanan secara mudah dan cepat. Tahun ini, kami melihat ada perbaikan ekonomi yang tentunya banyak dipengaruhi oleh stimulus dari pemerintah serta relaksasi pajak," ujar Eric melalui keterangan di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Perusahaan asuransi harus mampu manfaatkan pandemi menjadi peluang

Perseroan mencetak kinerja keuangan yang stabil selama 2020 di tengah pandemi COVID-19. Laba perusahaan tercatat tumbuh sebesar 17 persen sepanjang 2020 dibandingkan tahun sebelumnya dan rasio solvabilitas atau Risk-Based Capital (RBC) per Desember 2020 tercatat mencapai 211 persen (teraudit), jauh di atas angka 120 persen yang diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kinerja itu kemudian berlanjut meningkat hingga kuartal pertama 2021.

Pertumbuhan kinerja pada 2020 utamanya ditopang unit bisnis korporasi yang telah berdiri selama 46 tahun di Indonesia. Oleh karenanya, walaupun pendapatan premi bruto perseroan pada 2020 turun dibandingkan tahun sebelumnya akibat dampak pandemi terhadap industri ritel dan ada kenaikan pembayaran klaim pada 2020 sebesar 3 persen dibanding tahun sebelumnya, Sompo Insurance tetap bisa mempertahankan kinerja melalui kenaikan pendapatan dari produk asuransi (underwriting result), pendapatan investasi, dan kontribusi produk syariah.

Berbagai terobosan juga diluncurkan oleh perseroan baru-baru ini guna memperkokoh strategi bisnis, meningkatkan kualitas pelayanan serta memastikan calon nasabah bisa mendapatkan penawaran produk asuransi dengan harga yang kompetitif dan manfaat yang lebih banyak.

Baca juga: KSK Insurance rilis program percepat klaim rumah rusak

Berbagai terobosan yang diluncurkan di antaranya aplikasi digital “Sompo Go!”, yang membantu mempercepat pelayanan agen pada nasabah. Kedua, layanan “Bengkel On The Spot” untuk penggantian suku cadang mobil langsung di tempat tanpa perlu ke bengkel. Terakhir, penggunaan WhatsApp serta video survei untuk pengalaman nasabah yang lebih nyaman, mudah dan cepat.

Perseroan menargetkan mampu tumbuh secara berkesinambungan pada 2021 dengan terus berinovasi demi kesejahteraan nasabahnya. Selama kuartal pertama di tahun ini, rasio solvabilitas perusahaan berhasil mencapai 237 persen (tidak teraudit) yang menunjukkan landasan finansial kokoh untuk dapat memenuhi kewajiban asuransinya pada nasabah.

Sompo Insurance juga mencatat pertumbuhan premi bruto sebesar 19 persen dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

Kinerja perseroan pada 2021 juga didorong oleh kepercayaan dari nasabahnya pada layanan dan perlindungan terhadap berbagai risiko di bidang properti, kendaraan bermotor, pengiriman kargo, mekanikal, kesehatan, kecelakaan pribadi, perjalanan, kredit perdagangan, kewajiban bisnis, dan banyak lainnya.
 
Pewarta : Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021