PSSI: Liga 1 Putri tak digelar pada 2021

PSSI: Liga 1 Putri tak digelar pada 2021

Pesepak bola Tira Persikabo Kartini Insyafada (kiri) berusaha menendang bola yang dihadang kiper Persib Bandung Putri Vivi Oktavia (kanan) dalam babak final leg ke-2 Liga 1 Putri 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi memastikan bahwa Liga 1 Putri tidak akan digelar pada 2021.

Namun, Yunus mengatakan setelah Kongres Biasa PSSI di Jakarta, Sabtu, bukan berarti sama sekali tidak ada kompetisi sepak bola wanita sepanjang tahun.

"Liga 1 wanita ditiadakan. Namun, kami tetap melangsungkan Piala Pertiwi di tingkat Asprov pada Agustus 2021," ujar pria yang sempat menjabat anggota Komite Eksekutif PSSI itu.

Baca juga: PSSI: tidak ada tim Liga 1 berganti nama

Di luar sepak bola putri, PSSI tetap menggulirkan turnamen-turnamen nasional reguler pada tahun 2021 seperti Piala Soeratin U-13, U-15 dan U-17 pada Agustus-Desember 2021.

Kemudian, liga usia muda yakni Elite Pro Academy (EPA) berputar pada Juli-Agustus 2021 dan ditujukan untuk pemain U-16, U-18 dan U-20.

Dalam kesempatan yang sama, PSSI juga menegaskan bahwa Liga 3 Indonesia berjalan mulai Juli 2021.

"Liga 3 tingkat provinsi diadakan pada Juli-Oktober 2021, lalu tingkat regional pada November 2021, terakhir tingkat nasional sampai final pada Desember 2021," tutur Yunus.

Baca juga: Kongres PSSI putuskan tiga hal soal Liga 1 musim 2021-2022

Sementara untuk tim nasional Indonesia, Yunus Nusi menyebut bahwa skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong akan berlaga di SEA Games 2021 mulai November 2021 di Vietnam, diteruskan Piala AFF pada Desember.

Sebelum itu, pada Oktober 2021, ada turnamen Piala Asia U-23 AFC.

"Akan tetapi, kompetisi itu masih dalam proses komunikasi dengan AFC," kata Yunus.

Baca juga: Menpora janji bantu bangun kantor-kompleks TC PSSI
Baca juga: LIB optimistis izin keramaian Liga 1 dan 2 segera terbit
Pewarta : Michael Siahaan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2021