PDIP Surabaya jadikan Juni Bulan Bung Karno kegiatan turun ke kampung

PDIP Surabaya jadikan Juni Bulan Bung Karno kegiatan turun ke kampung

Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono saat memimpin rapat konsolidasi partai dengan salah satu Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP, di Surabaya, Rabu (19/5/2021) malam. ANTARA/HO-PDIPSurabaya/am.

Surabaya (ANTARA) - DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menjadikan Juni Bulan Bung Karno sebagai permulaan kegiatan turun ke kampung menemui masyarakat dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2024.

Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono, di Surabaya, Kamis, mengatakan Juni Bulan Bung Karno itu memperingati tiga momentum penting, yakni Hari Kelahiran Pancasila pada 1 Juni, Hari Lahir Bung Karno di Surabaya 6 Juni, dan peringatan wafatnya Bung Karno 21 Juni.

"Sebentar lagi memasuki Juni Bulan Bung Karno. Tentunya harus diisi dengan banyak aktivitas turun ke masyarakat. Turun ke kampung-kampung," kata Adi.

Menurut dia, menyongsong Pemilu 2024, PDI Perjuangan Surabaya telah mempersiapkan diri sejak dini. Rapat-rapat konsolidasi organisasi PDIP telah digelar serentak di 31 kecamatan mulai 18-19 Mei 2021.

"Ini sesuai dengan amanat Kongres V PDIP di Bali, 2019, PDI Perjuangan bertekad mencetak hattrick, kemenangan pemilu 3 kali berturut-turut," ujar Adi yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya.

Adi mengatakan rapat PDIP Surabaya digelar serentak melibatkan pengurus tingkat kota, pengurus di 31 kecamatan dan kelurahan. Rapat yang digelar di balai-balai pertemuan itu mengundang 15 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya.

"Rapat-rapat PDI Perjuangan Kota Surabaya berlangsung dengan disiplin pada protokol kesehatan. Maksimal 50 orang," ujar Adi.

Adi hadir di Kecamatan Krembangan, Bubutan, Simokerto, Genteng, Tegalsari, Gubeng, Tandes, Asemrowo, Rungkut, Gununganyar, Tenggilis Mejoyo, dan Wonocolo.

Selain itu, Adi menyinggung kemenangan PDI Perjuangan dalam Pilkada Surabaya pada 9 Desember 2020 yang berhasil mengantarkan Eri Cahyadi dan Armuji sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya.

"Seluruh lini PDI Perjuangan bergerak, turun ke masyarakat. Seluruh kader, relawan dan masyarakat punya daya juang yang tinggi, untuk memenangkan Eri Cahyadi-Armuji. Hasilnya, Eri Cahyadi-Armuji menang telak," kata Adi.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga soliditas PDI Perjuangan secara terus-menerus, dan tiada henti turun ke masyarakat.

"Soliditas dan turun terus ke masyarakat. PDI Perjuangan harus mendampingi dan membantu masyarakat dalam memecahkan berbagai persoalan. Itulah kunci keberhasilan pergerakan PDI Perjuangan," ujar Adi pula.
Baca juga: PDIP Surabaya mendorong program pembangunan berkeadilan gender
Baca juga: PDI Perjuangan siap terima putusan MK terkait gugatan Pilkada Surabaya
Pewarta : Abdul Hakim
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021