Lenteng Agung pasang stiker pemudik jalani isolasi mandiri

Lenteng Agung pasang stiker pemudik jalani isolasi mandiri

Petugas kepolisian memang stiker tanda isolasi mandiri bagi warga yang baru balik ke Jakarta di Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (15/5/2021). ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Selatan.

Jakarta (ANTARA) - Aparat Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan memasang stiker tanda sedang menjalani isolasi mandiri terhadap rumah pemudik yang baru balik ke Jakarta dan belum mengantongi keterangan negatif COVID-19.

"Kita pasangi stiker sama seperti tahun lalu, tulisannya 'pendatang mudik ini sedang menjalani isolasi mandiri 14 hari'. Kalau hasilnya negatif, kami copot stikernya," kata Lurah Lenteng Agung, Bayu Pasca di Jakarta, Sabtu.

Pemasangan stiker itu, lanjut dia, untuk memudahkan dalam melakukan pengawasan terhadap pemudik yang baru balik ke Jakarta.

Kewajiban isolasi mandiri bagi pemudik balik itu ditujukan bagi mereka yang tidak menunjukkan hasil tes negatif COVID-19.

Warga yang belum melakukan tes usap diminta isolasi mandiri terlebih dahulu sambil menunggu jadwal tes usap antigen.

Baca juga: Jakarta Selatan minta pemudik bawa hasil tes negatif COVID-19

Bayu menambahkan sekitar 125 warga di Kelurahan Lenteng Agung mudik Lebaran 2021.

Pihaknya akan memfasilitasi warga untuk melakukan tes usap antigen yang telah disediakan di Puskesmas kelurahan atau kecamatan dan juga telah bekerja sama dengan Kampung Tangguh Jaya.

Ia juga mengimbau warga yang baru balik ke Jakarta untuk melapor kepada RT/RW.

"Kalau warga tersebut tidak melapor, petugas akan 'door to door' melakukan pengecekan dan pengawasan. Kami didukung Kampung Tangguh Jaya di RW 08 untuk tes usap antigen," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melakukan pengetatan akses masuk warga yang baru balik ke wilayahnya setelah mudik Hari Raya Idul Fitri 2021.

Baca juga: Jakarta Timur tes usap antigen penumpang arus balik di Pulogebang

Upaya ini dilakukan untuk menekan penyebaran COVID-19.
Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021