Mir waspadai karakteristik trek Le Mans yang kurang bersahabat

Mir waspadai karakteristik trek Le Mans yang kurang bersahabat

Pebalap tim Suzuki Joan Mir (Ho via Suzuki Racing Corporation) (Ho via Suzuki Racing Corporation)

Jakarta (ANTARA) - Juara dunia bertahan Joan Mir mewaspadai karakteristik Sirkuit Bugatti yang dipandang kurang cocok dengan motor Suzuki GSX-RR ketika MotoGP menyambangi trek di Le Mans itu untuk Grand Prix Prancis akhir pekan ini.

Mir belum pernah finis podium di Prancis di kelas premier, tetapi pernah tampil sebagai juara di sirkuit yang berada di wilayah Sarthe itu pada 2017 ketika masih berstatus pebalap Moto3.

Trek di Le Mans itu bisa dikategorikan sebagai sirkuit 'stop & go' karena memiliki sejumlah tikungan sempit dan bagian yang cepat dan mengalir.

Secara statistik, GP Prancis merupakan salah satu balapan di mana pebalap menghabiskan paling sedikit waktu membuka gasnya secara penuh, terhitung hanya sekitar 16 persen dari total balapan.

Baca juga: Duet Ducati berharap jaga momentum di GP Prancis

"Kami mungkin sedikit kewalahan di layout ini karena di atas kertas motor kami kesulitan di sirkuit 'stop & go', dan juga karena cuaca bisa membuat semuanya lebih berat," kata Mir seperti dikutip laman resmi tim, Rabu.

"Tetapi, tentunya kami ingin finis kuat dan meraih sebanyak mungkin poin, jadi saya menantikan kembali menunggangi motor dan memberikan yang terbaik."

Baca juga: Mir merasa dirinya bukan favorit juara di MotoGP 2021

Sementara itu rekan satu tim, Alex Rins gagal menyelesaikan balapan di Prancis tahun lalu, namun pernah beberapa kali finis sepuluh besar di kelas premier dan sebuah kemenangan pada 2016 ketika masih membalap di Moto2.

"Setelah terjatuh di Jerez saya merasa bahu saya sedikit sakit, serupa dengan cedera yang saya alami tahun lalu jadi saya sedikit khawatir," kata Rins.

Beruntung, setelah pengecekan medis Rins tidak mendapati cedera serius di bahunya, meski ia harus menjalani perawatan jelang GP Prancis.

"Ini sirkuit yang tidak bisa diprediksi, tetapi saya tak sabar lagi untuk membalap dan saya ingin mempersembahkan finis yang baik untuk tim saya."

Baca juga: Pascaoperasi arm pump, Quartararo siap libas trek Le Mans
Baca juga: Espargaro dibuat frustasi oleh Honda di Jerez
Baca juga: Miller berurai air mata persembahkan kemenangan pertama bagi Ducati
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021