Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 55 jadi 5.413 kasus

Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 55 jadi 5.413 kasus

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah 55 orang sehingga total kasus COVID-19 dari Maret 2020 sampai saat ini mencapai 5.413 kasus.

"Perubahan situasi COVID-19 per 12 Mei 2021 bertambah 55 kasus positif COVID-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Rabu.

Baca juga: Gugus Tugas COVID-19 Kulon Progo temukan Klaster Sangon di Kokap

Ia mengatakan 55 kasus baru tersebut tersebar di Kecamatan Lendah, Panjatan, Galur, Sentolo, Kokap, Pengasih, Nanggulan, Kalibawang, dan Wates. Adapun penambahan setiap kecamatan, yakni Lendah dua kasus, Panjatan empat kasus, Galur enam kasus, Sentolo lima kasus, Kokap 15 kasus, Pengasih lima kasus, Nanggulan dua kasus, Kalibawang lima kasus, dan Wates sembilan kasus.

"Hari ini, Kecamatan Kokap memecahkan rekor penambahan harian kasus COVID-19. Kasus ini disebabkan oleh suspek, kontak erat, pelaku perjalanan dari Bandung (Jawa Barat) dan Riau. Kemudian, Klaster Sangon Kokap hanya bertambah satu kasus," katanya.

Baca juga: 10 anak asuh Panti Asuhan Muhammadiyah Wates terkonfirmasi COVID-19

Baca juga: Satu RT di Desa Kranggan Galur Kulon Progo berubah zona merah


Selain ada penambahan 55 kasus baru, hari ini ada dua yang meninggal dunia, yakni satu konfirmasi COVID-19 dan satu probable. Ada juga lima pasien terkonfirmasi COVID-19 yang selesai menjalani isolasi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, total kasus COVID-19 sebanyak 5.413 kasus dengan rincian 36 isolasi rumah sakit, 618 isolasi mandiri, 4.128 selesai isolasi, 531 sembuh dan 101 meninggal dunia.

Adapun lima kecamatan dengan kasus COVID-19 tertinggi, yakni Pengasih 752 kasus, Wates 737 kasus, Sentolo 597 kasus, Panjatan 537 kasus, dan Temon 522 kasus. Kecamatan Pengasih masih menempati posisi pertama dalam kasus COVID-19.

"Kami mengimbau kepada masyarakat menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan. Jangan lupa memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," imbaunya.

Baca juga: Pasien COVID-19 kluster Nurul Quran Kulon Progo bertambah 15

Baca juga: Pasien COVID-19 Kulon Progo bertambah 44 menjadi 4.603 kasus
Pewarta : Sutarmi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021