BSI bidik pembiayaan perumahan segmen milenial hingga Rp500 miliar

BSI bidik pembiayaan perumahan segmen milenial hingga Rp500 miliar

Tangkapan layar - Dirut Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi saat memberikan sambutan dalam pembukaan perdagangan BEI dalam rangka pengenalan nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk di Jakarta, Kamis (4/2/2021). ANTARA/Citro Atmoko/am.

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membidik nilai pembiayaan perumahan produk BSI Griya Simuda, yang menyasar segmen nasabah milenial hingga mencapai Rp500 miliar untuk tahap awal.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan segmen milenial merupakan ekosistem yang sangat potensial bagi perbankan syariah.

“Sehingga produk dan layanan yang diberikan harusnya mampu menyesuaikan dengan kebutuhan milenial dan perkembangan zaman yang serba mobile dan terus berubah,” ujarnya.

Produk BSI Griya Simuda ini, kata Hery, menjadi tindak lanjut dari perseroan atas arahan Presiden Joko Widodo saat meluncurkan BSI beberapa waktu lalu. Saat itu, Presiden Jokowi meminta BSI harus bisa menarik minat millenial yang saat ini jumlahnya mencapai 25,87 persen dari total penduduk Indonesia.

“Kami berharap produk baru ini mampu mendorong pencapaian target pembiayaan BSI Griya Hasanah, di mana porsi target pembiayaan BSI Griya SiMuda untuk tahap awal ini adalah sebesar Rp500 miliar,” ujar Hery.

Dengan jaringan kantor cabang BSI yang luas, kata Hery, diharapkan target pembiayaan tersebut dapat tercapai.

Per Maret 2021, BSI telah menyalurkan pembiayaan Griya Hasanah sebesar Rp38 triliun, atau tumbuh 13,93 persen (year on year) sehingga dengan telah diluncurkannya BSI Griya Simuda diharapkan mampu mendorong percepatan target BSI Griya Hasanah sampai dengan akhir tahun 2021.

BSI Griya Simuda memiliki plafon pembiayaan hingga 120 persen lebih tinggi, angsuran pembiayaan yang fleksibel, jangka waktu angsuran hingga 30 tahun, dan uang muka nol persen.

Untuk pembiayaan perumahan segmen milenial ini, BSI juga bekerja sama dengan pengembang properti seperti Perumnas, Ciputra, Jaya Real Property, Sinar Mas Land, Metropolitan Land, Summarecon dan pengembang terkemuka lainnya.

Baca juga: Wamen BUMN sebut nilai transaksi wakaf 2020 lewat BSI rendah
Baca juga: BSI incar penguatan penyaluran pembiayaan pada segmen konsumer
Baca juga: Laba bersih Bank BSI tumbuh 12,85 persen triwulan I-2021

Pewarta : Indra Arief Pribadi
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021