RUPST Indosat Ooredoo setuju perubahan anggota Dewan Komisaris

RUPST Indosat Ooredoo setuju perubahan anggota Dewan Komisaris

Tangkapan layar Komisaris Independen Indosat Ooredoo Elisa Lumbantoruan dalam konferensi pers virtual hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (6/5/2021). ANTARA/Ahmad Wijaya

Jakarta (ANTARA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Indosat Ooredoo menyetujui perubahan susunan dewan komisaris dan atau direksi perseroan sampai dengan penutupan RUPST 2025.

"Dalam rapat juga memutuskan persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, serta persetujuan penetapan remunerasi Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun 2021," kata Komisaris Independen Perseroan Elisa Lumbantoruan dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis.

Dikatakan pula, rapat juga menyetujui penunjukan auditor independen Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

Baca juga: Indosat Ooredoo tambah kapasitas jaringan 4G jelang Lebaran

RUPST telah menetapkan komposisi anggota Dewan Komisaris Perseroan, sejak ditutupnya RUPST ini dan sampai ditutupnya RUPST pada tahun 2024.

Susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan yang telah ditetapkan adalah Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani (Komisaris Utama), George Bowring Challenor (Komisaris), Nigel Thomas Byrne (Komisaris), Sri Adiningsih (Komisaris), Andrew Tor Oddvar Kvålseth (Komisaris), Meirijal Nur (Komisaris), Afini Boer (Komisaris), Elisa Lumbantoruan (Komisaris Independen), Wijayanto Samirin (Komisaris Independen), dan Bapak Syed Maqbul Quader (Komisaris Independen).

Sedangkan komposisi anggota direksi Perseroan tetap sama sejak penutupan RUPST ini sampai penutupan RUPST pada tahun 2025, yaitu Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama (Direktur Utama), Eyas Naif Saleh Assaf (Direktur), Vikram Sinha (Direktur), Arief Musta’in (Direktur), serta Irsyad Sahroni (Direktur Independen).

Baca juga: Masa negosiasi merger Indosat dan Tri diperpanjang hingga Juni 2021

Ahmad Al-Neama, mengatakan tahun 2020 adalah tahun tantangan yang berat dengan adanya pandemi yang sampai sekarang belum juga usai, namun perseroan tetap komitmen untuk terus bisa memberikan layanan optimal kepada masyarakat.

"Tahun 2020 adalah pembuktian Indosat Ooredoo dengan meneruskan momentum pertumbuhan yang positif dan juga senatiasa berkomitmen mendukung Pemerintah dalam menghadapi situasi pandemi," katanya.
Pewarta : Ahmad Wijaya
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021