Pemudik yang kembali ke Jakarta Timur diimbau isolasi mandiri

Pemudik yang kembali ke Jakarta Timur diimbau isolasi mandiri

Situasi Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, menjelang larangan mudik pada Rabu (5/5). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengimbau kepada para pemudik yang akan kembali ke kediamannya kembali masing-masing untuk melaksanakan isolasi mandiri guna mencegah penyebaran COVID-19.

M. Anwar mengatakan bahwa Pemkot Jakarta Timur juga memerintahkan kepada Satgas Penanganan COVID-19 di tingkat lingkungan RT/RW untuk melakukan pendataan warga yang mudik dan kembali dari mudik.

Baca juga: Warga siasati kembali ke Jakarta usai larangan mudik berakhir

"Satgas RT/RW harus tahu siapa saja dari warganya yang pulang kampung, dan mengimbau warga tersebut untuk tidak keluar rumah minimal lima hari," kata M. Anwar saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

M. Anwar juga mengajak kepada Satgas Penanganan COVID-19 di tingkat RT/RW untuk mengajak warga di lingkungannya untuk saling peduli terkait protokol kesehatan.

Baca juga: Sudinhub Jakut siapkan langkah cegah munculnya klaster mudik lebaran

Dia juga meminta agar Satgas Penanganan COVID-19 di lingkungan RT/RW untuk rutin melaporkan kegiatan warga yang telah kembali dari mudik kepada pihak Kelurahan dan Kecamatan untuk penelusuran guna mencegah penyebaran COVID-19.

Selain itu, apabila ada warga yang kembali dari mudik mengalami gejala COVID-19 untuk segera dilaporkan kepada Satgas COVID-19.

Baca juga: 233 personel tiga pilar ikut apel pasukan serentak di Jakarta Utara

"Bila dalam waktu lima hari, ternyata terdapat keluhan panas, batuk sesak, maka melalui Satgas RT/RW keluhan tersebut di informasikan ke Puskesmas," imbuhnya.
Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021