Ketua DPD dorong prosedur karantina bagi pekerja migran yang kembali

Ketua DPD dorong prosedur karantina bagi pekerja migran yang kembali

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mattalitti. ANTARA/HO-DPD.

Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA LaNyalla Mattalitti meminta pemerintah menyiapkan prosedur karantina sebaik mungkin bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang kembali ke tanah air jelang Idul Fitri.

"Kepulangan para pekerja migran tentu harus melalui prosedur yang telah ditetapkan, yaitu mengikuti karantina terlebih dahulu," kata LaNyalla dalam pernyataan resmi di Jakarta, Selasa.

Dia menegaskan bahwa hal itu diperlukan untuk mengantisipasi penyebaran kasus COVID-19 dan temuan mutasi virus penyakit itu yang berpotensi dibawa oleh para pekerja migran.

Secara khusus dia menyoroti bagaimana dari 3.636 pekerja migran yang kembali ke Indonesia, 33 orang di antaranya dikonfirmasi positif COVID-19. Karena itu dia meminta para tenaga kerja Indonesia (TKI) melakukan isolasi mandiri jika merasakan gejala penyakit yang menyerang pernapasan itu.

Baca juga: Tunggu tes usap, pekerja migran Indonesia asal Probolinggo dikarantina
Baca juga: Pemerintah siapkan kapal untuk pulangkan pekerja migran dari Batam


LaNyalla dalam pernyataannya juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang sigap menangani kedatangan PMI seperti Jawa Timur.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga hari ini telah mengkarantina sekitar 3.636 pekerja migran untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. Utamanya setelah ada temuan mutasi virus baru dari India, Inggris dan Afrika Selatan.

"Dengan kerja sama yang sinergis dengan seluruh lapisan masyarakat, kita akan mampu mewujudkan Jatim yang bebas COVID-19," ujar LaNyalla.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan terdapat 17 kasus varian baru COVID-19 yang terdeteksi di Indonesia hingga April 2021, termasuk yang dibawa oleh pekerja migran yang kembali ke kampung halaman.

Lima kasus varian B117 dilaporkan berasal dari pekerja migran yang kembali dari Arab Saudi dan terdeteksi terkonfirmasi di Karawang dan Kota Bogor di Jawa Barat serta Balikpapan di Kalimantan Timur.

Baca juga: 781 orang PMI jalani karantina di Batam
Baca juga: Sebagian pekerja migran yang dikarantina di Pamekasan dipulangkan
Baca juga: Antisipasi kedatangan pekerja migran, Lampung sediakan karantina

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021