Pasukan keamanan Rusia tahan pengacara pembela kelompok Navalny

Pasukan keamanan Rusia tahan pengacara pembela kelompok Navalny

Seorang wanita memegang papan dengan tulisan "Putin is A Killer" saat berunjuk rasa mendukung politisi oposisi Rusia Alexei Navalny di depan Kedutaan Rusia di London, Inggris, Rabu (21/4/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Henry Nicholls/WSJ/djo.

Moskow (ANTARA) - Pasukan keamanan Rusia menahan Ivan Pavlov, yakni seorang pengacara yang membela Yayasan Anti Korupsi (FBK) -- pendukung kritikus Kremlin Alexei Navalny -- dalam kasus ekstremisme, kata salah satu rekannya pada Jumat.

"Ivan Pavlov telah ditahan, pencarian sedang dilakukan. Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) sedang bekerja," kata seorang pengacara dari tim Pavlov, Evgeny Smirnov, di Facebook.

Smirnov melalui Facebook menyebutkan bahwa Pavlov -- yang sebagai pengacara memiliki spesialisasi dalam menangani kasus-kasus pengkhianatan, spionase, dan kasus sensitif lainnya -- dituduh mengungkapkan informasi rahasia terkait penyelidikan yang sedang berlangsung.

Baca juga: Gedung Putih: Bakal ada konsekuensi jika Navalny mati di penjara
Baca juga: Amnesty International: Rusia mungkin perlahan bunuh Navalny


Pelanggaran dalam kasus ekstremisme itu bisa dihukum hingga tiga bulan penjara, kata tim hukum Pavlov.

Pavlov, yang berbasis di St. Petersburg, ditahan di sebuah hotel di Moskow, kata kantor berita TASS mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Pada Kamis (29/4), Pavlov mewakili FBK -- kelompok Navalny dalam sebuah sidang pengadilan di Moskow yang diadakan untuk mempertimbangkan permintaan dari jaksa penuntut Moskow untuk menyatakan kelompok itu sebagai organisasi ekstremis.

Sidang itu pun diadakan secara tertutup karena pihak berwenang mengatakan kasus tersebut berisi informasi rahasia. Pavlov berbicara kepada wartawan di luar gedung pengadilan.

Sumber: Reuters

Baca juga: Prancis peringatkan Rusia akan ada sanksi jika Navalny meninggal
Baca juga: Kanselir Jerman sangat prihatin dengan kesehatan Navalny
Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021