KAI layani pemeriksaan GeNose C19 di 55 Stasiun

KAI layani pemeriksaan GeNose C19  di 55 Stasiun

Calon penumpang Kereta Api (KA) melakukan tes deteksi COVID-19 dengan metode GeNose C19, di Stasiun KA Madiun, Jawa Timur, Minggu (28/2/2021). . ANTARA FOTO/Siswowidodo/hp. (ANTARA FOTO/SISWOWIDODO)

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menambah stasiun pelayanan pemeriksaan GeNose C19 yaitu Stasiun Bojonegoro yang merupakan sinergi BUMN dengan Indofarma melalui anak usahanya yaitu Farmalab, sehingga total pelayanan pemeriksaan Genose C19 per 29 April 2021 menjadi 55 Stasiun.

"Kami terus menghadirkan peningkatan pelayanan bagi masyarakat yang bepergian dengan menggunakan transportasi kereta api sesuai dengan protokol kesehatan dan aturan yang ditetapkan pemerintah," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam pernyataan resmi di Jakarta, Kamis.

Joni mengatakan, dengan penambahan tersebut maka telah tersedia layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp30.000 di 55 Stasiun yang merupakan Sinergi BUMN antara KAI dengan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) melalui anak usahanya Rajawali Nusindo (RN) serta Indofarma melalui anak usahanya Farmalab.

Adapun ke-55 stasiun tersebut adalah Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Gombong, Sidareja, Yogyakarta, Solo Balapan,
Lempuyangan.

Baca juga: KAI Madiun mulai layanan tes GeNose 19 di Stasiun Jombang 20 Maret

Baca juga: Tingkatkan layanan, KAI Yogyakarta tambah tes GeNose di Lempuyangan


Kemudian, Purwosari, Klaten, Wates, Madiun, Jombang, Blitar, Kediri, Tulungagung, Kertosono, Nganjuk, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto, Jember, Ketapang, Probolinggo, Kalisetail, Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, Lubuk Linggau, Tanjungkarang, Kotabumi, Baturaja, Martapura, dan Bojonegoro.

Joni menambahkan, untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas, serta tidak boleh merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum melaksanakan tes. Adapun masa berlakunya hasil Negatif GeNose C19 tersebut adalah maksimal 1x24 jam sejak pengambilan sampel.

Ia menegaskan, bahwa KAI selalu memastikan seluruh mitra pelaksana pemeriksaan Screening Covid-19 di stasiun, baik melalui GeNose C19 maupun dengan Rapid Test Antigen, selalu bekerja sesuai SOP yang telah ditetapkan dari mulai pemeriksaan hingga pengelolaan limbah.

"Masyarakat tidak perlu ragu untuk melakukan screening covid-19 di stasiun karena kami terus berkoordinasi dengan mitra untuk selalu profesional serta menjaga mutu dan kualitas yang diberikan bagi pelanggan KAI, kami melindungi pelanggan dgn penegakan protokol kesehatan yg ketat," katanya.

Baca juga: KAI Palembang hadirkan layanan GeNose di enam stasiun

Baca juga: KAI Cirebon segera buka layanan tes GeNose di Stasiun Jatibarang

Baca juga: KAI: Kenaikan tarif tes GeNose di stasiun untuk tingkatkan pelayanan
Pewarta : Adimas Raditya Fahky P
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021