Sesjen Wantannas audiensi dengan Rektor ITB

Sesjen Wantannas audiensi dengan Rektor ITB

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) Laksdya TNI Harjo Susmoro mengadakan pertemuan dengan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jumat 23 April 2021. (ANTARA/HO-Wantannas)

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sekjen Wantannas) Laksdya TNI Harjo Susmoro mengadakan pertemuan dengan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jumat 23 April 2021.

Sekjen Wantannas Laksdya TNI Harjo Susmoro dalam rilisnya diterima di Jakarta, Jumat, menyampaikan tujuan kunjungannya untuk mensosialisasikan tugas dan kedudukan Dewan Ketahanan Nasional sebagai lembaga yang mempunyai tugas membantu presiden. Yakni, menyelenggarakan gerakan pembinaan ketahanan nasional guna menjamin pencapaian tujuan dan kepentingan nasional Indonesia dan cita-cita nasional.

Ia menyampaikan persoalan ketahanan nasional sekarang ini bukan hanya dalam ranah militer saja namun sudah menyangkut multi dimensional.

Seperti, terkait masalah keamanan nasional meliputi seluruh aspek kehidupan yang berhubungan dengan kelangsungan hidup masyarakat berbangsa, bernegara dan juga masalah kesejahteraan rakyat yang harus diperjuangkan bersama.

Baca juga: Setjen Wantannas vaksinasi pegawai tahap kedua
Baca juga: Gubernur sebut Wantannas proyeksikan Jabar contoh penanganan COVID-19
Baca juga: Dewan Ketahanan Nasional menjaring aspirasi di Unsyiah


Ancaman inilah yang membuat banyak negara dewasa ini telah menguatkan peran lembaga yang dinamakan Dewan Keamanan Nasional (Wankamnas) yang merupakan lembaga pemerintah dalam pengambilan keputusan terkait masalah keamanan nasional yang bersifat krusial, mendesak, dan strategis.

Hal ini terjadi kata dia bukan hanya di Indonesia, namun juga di Amerika Serikat serta beberapa negara besar lainnya.

Indonesia menurutnya memiliki wadahnya berupa forum Dewan Ketahanan Nasional, hanya saja kurang dioptimalkan.

"Kita sudah melaksanakan studi banding dengan negara-negara lain seperti negara Turki, Rusia, Jepang, Amerika Serikat, Inggris dan minggu lalu dengan negara China, semuanya memiliki lembaga keamanan negara dan berjalan dengan baik serta berada di bawah presiden atau kepala negara,” katanya.

Laksdya TNI Harjo Susmoro menambahkan saat ini Sekretariat Jenderal Wantannas sedang menjajaki komunikasi dan sosialisasi dengan lembaga pendidikan seperti universitas yang notabene-nya bebas kepentingan agar semakin banyak pihak-pihak termasuk akademisi yang menyadari bahwa peran lembaga keamanan sangat diperlukan negara ini.

Ketahanan Nasional dalam bidang pendidikan, menurutnya dapat dilakukan dengan pembinaan dan peningkatan aspek sosial budaya serta wawasan kebangsaan.

Hal ini sangat tepat jika ditempuh melalui jalur mahasiswa sebagai generasi muda yang mempunyai ciri khas dominan dan menonjol dalam pembangunan nasional untuk mencapai tujuan nasional.

Rektor ITB Prof Reini Wirahadikusumah dalam diskusinya menyampaikan dukungannya untuk pelaksanaan pendidikan wawasan kebangsaan dan pendidikan karakter kepada mahasiswa.

Pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan adalah bagian dari pembangunan mental kebangsaan, dan mahasiswa diharapkan mempunyai pemahaman dan sikap bela negara dan wawasan kebangsaan.

Dalam kunjungannya, Sekjen Wantannas didampingi oleh Deputi Bidang Pengkajian dan Penginderaan Laksda TNI Dani Achdani dan Staf Ahli Bidang Sosial Budaya Mayjen TNI Ana Supriatna.

Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021