Jerman: Inggris harus hormati protokol Irlandia Utara

Jerman: Inggris harus hormati protokol Irlandia Utara

Michel Barnier, kepala negosiator Brexit Uni Eropa dipandu di sepanjang tembok bersejarah kota di Londonderry, Irlandia Utara, Selasa (1/5/2018). (REUTERS/Clodagh Kilcoyne)

Berlin (ANTARA) - Jerman pada Selasa mendesak Inggris untuk mematuhi seluruh perjanjian perceraian Brexit setelah Uni Eropa memulai tindakan hukum atas tindakan sepihak London di Irlandia Utara.

"Tetap penting bahwa semua bagian dari perjanjian penarikan (diri Inggris dari Uni Eropa -- Brexit) diterapkan sepenuhnya, termasuk protokol Irlandia Utara," ujar Menteri Jerman untuk urusan Eropa Michael Roth menjelang pertemuan dengan rekan-rekannya di Uni Eropa.

Aturan yang disepakati dalam protokol itu adalah kunci untuk melestarikan pencapaian proses perdamaian di Irlandia Utara, kata Roth kepada wartawan.

"Sekarang kita perlu menyetujui linimasa yang mengikat untuk implementasi penuh protokol," ucap Roth.

Northern Ireland Protocol atau protokol Irlandia Utara merupakan protokol dari Perjanjian Penarikan Brexit yang mencakup situasi khusus di Irlandia Utara.

Selama negosiasi Brexit, semua pihak sepakat bahwa melindungi kesepakatan damai Irlandia Utara adalah prioritas mutlak.

Hal itu berarti menjaga agar perbatasan darat antara Republik Irlandia (di Uni Eropa) dan Irlandia Utara (di Inggris) tetap terbuka dan menghindari infrastruktur baru seperti kamera dan pos perbatasan.

Langkah itu mudah ketika seluruh pulau Irlandia adalah bagian dari Uni Eropa. Namun, setelah Brexit, pengaturan baru diperlukan karena Uni Eropa mengharuskan barang-barang tertentu diperiksa pada titik masuk ke pasar tunggalnya.
Baca juga: PM Irlandia: Biden inginkan perjanjian Brexit dengan Uni Eropa
Baca juga: PM Irlandia: EU "di atas angin" dalam perundingan dagang Brexit
Sumber: Reuters
Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Suharto
COPYRIGHT © ANTARA 2021