Soal Liga Super Eropa, Milner: saya tidak menyukainya

Soal Liga Super Eropa, Milner: saya tidak menyukainya

Wakil kapten Liverpool James Milner (kanan) berusaha merebut bola dari penguasaan bek sayap Leeds United Luke Ayling dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Elland Road, Leeds, Inggris, Senin (19/4/2021) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/POOL/Clive Brunskill)

Jakarta (ANTARA) - Gelandang senior sekaligus wakil kapten Liverpool, James Milner, turut menyuarakan pendapat pribadinya yang menolak soal Liga Super Eropa, kompetisi tengah pekan tandingan Liga Champions yang diumumkan Minggu (18/4) kemarin.

Hal itu disampaikan Milner selepas Liverpool ditahan imbang Leeds United 1-1 dalam lanjutan Liga Inggris di Elland Road, Senin waktu setempat (Selasa WIB).

"Saya tidak tahu, saya pikir seperti orang kebanyakan, banyak pertanyaan yang muncul," kata Milner kepada Sky Sports saat ditanya apakah para pemain Liverpool sempat membicarakan tentang Liga Super Eropa.

"Saya memahami pendapat saya sendiri. Saya tidak menyukainya dan semoga saja itu tidak terjadi," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Protes anti Liga Super Eropa warnai laga Leeds vs Liverpool
Baca juga: Liverpool diimbangi Leeds di tengah kisruh Liga Super Eropa


Liverpool, klub yang dibela Milner, termasuk dalam satu di antara 12 klub Eropa yang secara serempak menerbitkan pernyataan bersama tentang pembentukan Liga Super Eropa pada Minggu (18/4).

Saat ditanya apa alasannya menolak Liga Super Eropa, Milner tidak menjelaskan secara gamblang hanya menyatakan bahwa ia cukup sepakat dengan banyak kritik yang mengarah kepada kompetisi yang dianggap akan melanggengkan kekuatan dana segelintir klub elit itu.

"Mungkin sama seperti yang orang-orang bicarakan sejak kemarin. Kami sebagai pemain sibuk mempersiapkan pertandingan. Saya bisa membayangkan apa yang dikatakan soal ini dan saya sepakat atas sebagian besar kritik," ujarnya.

Liverpool termasuk dalam enam tim Inggris yang menjadi pendiri Liga Super Eropa bersama Manchester United, Manchester City, Chelsea, Arsenal dan Tottenham Hotspur.

Enam tim pendiri lainnya adalah AC Milan, Inter Milan, Juventus, Atletico Madrid, Barcelona dan Real Madrid, yang presidennya Florentino Perez didapuk sebagai Ketua Umum Liga Super Eropa.

Baca juga: Klopp berharap pemain tidak jadi sasaran kemarahan Liga Super Eropa
Baca juga: Pakar keuangan olahraga yakin Liga Super Eropa rugikan klub-klub kecil
Baca juga: PM Italia dukung UEFA tindak tegas klub yang terlibat Liga SuperEropa
Baca juga: Sir Alex Ferguson angkat bicara soal Liga Super Eropa
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021