Kejati Jatim salurkan bantuan untuk korban terdampak gempa

Kejati Jatim salurkan bantuan untuk korban terdampak gempa

Kajati Jawa Tmur M Dhofir mengecek bantuan saat akan disalurkan kepada korban bencana gempa bumi di Kabupaten Malang, Lumajang dan Blitar, Kamis (15/4/2021). ANTARA/HO-Penkum Kejati Jatim/hn/am.

Surabaya (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berserta kejaksaan negeri jajaran mengumpulkan bantuan untuk disalurkan kepada para korban bencana gempa bumi yang terjadi di beberapa daerah di wilayah setempat.

"Hari ini semuanya kami salurkan kepada korban gempa bumi di wilayah Kabupaten Malang, Blitar dan Lumajang," ujar Kepala Kejati (Kajati) Jatim Muhammad Dhofir di Surabaya, Kamis.

Ia menyampaikan, bantuan terkumpul sebanyak 10 ton beras, 576 kilogram gula, 576 liter minyak goreng, dan 280 kardus mi instan.

Distribusi bantuan ke tiga daerah yang pada 10 April lalu diguncang gempa bumi bermagnitudo 6,1 itu menggunakan empat unit kendaraan truk.

Dhofir berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan tepat sasaran bagi korban terdampak gempa.

"Terutama di bulan suci Ramadhan 1442 H, bantuan ini semoga menjadi berkah sehingga para korban kembali semangat dalam menjalani aktivitas seperti sedia kala," ucapnya.

Kajati juga mengucapkan terima kasih kepada kejari jajaran serta semua pihak yang turut membantu mengumpulkan bantuan.

"Apa yang mereka berikan ini, semoga memberi manfaat bagi masyarakat terdampak," kata dia.

"Semoga masyarakat yang menjadi korban gempa dapat menjalani aktivitas seperti sedia kala dan juga Allah SWT senantiasa meridhoi apa yang kita lakukan, serta memberikan perlindungan dan ridho-Nya bagi kita semua," tutur kajati, menambahkan.

Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Malang, dengan magnitudo 6,7 yang kemudian diperbarui menjadi magnitudo 6,1 berpusat di wilayah Kabupaten Malang, Sabtu (10/4), pukul 14.00 WIB, di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 kilometer.

Akibatnya, total sembilan orang meninggal dunia akibat gempa, masing-masing empat orang di Kabupaten Malang dan lima orang di Kabupaten Lumajang.

Selain itu, ribuan rumah rusak akibat terdampak gempa, bahkan hampir seluruh daerah di Jatim juga turut merasakan guncangan selama beberapa detik saat itu.
Pewarta : Fiqih Arfani/Hanif Nashrullah
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2021