Kemarin, Ilham Saputra ketua definitif KPU sampai kunjungan PPP ke PKS

Kemarin, Ilham Saputra ketua definitif KPU sampai kunjungan PPP ke PKS

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meneken nota kesepahaman berisi tujuh poin kerja sama bidang sosial dan politik, salah satu isinya terkait dengan komitmen menjaga nilai-nilai demokrasi di Indonesia. ANTARA/PKS.

Jakarta (ANTARA) - Ragam peristiwa politik terjadi di Indonesia, Rabu (14/4), mulai dari terpilihnya Ilham Saputra sebagai ketua definitif Komisi Pemilihan Umum (KPU), isu perombakan kabinet (reshuffle), sampai kunjungan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa ke Kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jalan TB Simatupang, Jakarta.

Berikut ini lima berita politik menarik pilihan ANTARA:

1. Ilham Saputra menjadi Ketua KPU definitif

Komisi Pemilihan Umum menunjuk Ilham Saputra sebagai ketua definitif lewat rapat pleno pada Rabu 14 April 2021.

Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam keterangan pers, di Jakarta, Rabu, mengatakan Ilham Saputra telah menjabat pelaksana tugas Ketua KPU sejak 15 Januari 2021 yang disetujui lewat pleno setelah putusan DKPP yang memberhentikan Arief Budiman dari jabatan ketua.

Selengkapnya baca di sini.

2. PPP dan PKS teken nota kesepahaman sepakat jaga demokrasi di Indonesia

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meneken nota kesepahaman berisi tujuh poin kerja sama bidang sosial dan politik, salah satu isinya terkait dengan komitmen menjaga nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menandatangani dokumen nota kesepahaman itu pada penghujung kunjungan ketum PPP ke Kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Rabu.

“PPP dan PKS berjuang bersama menjaga demokrasi agar tetap sehat sesuai dengan amanat reformasi,” kata Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi saat jumpa pers pada sela-sela pertemuan.

Selengkapnya baca di sini.

3. PPP dan PKS buka peluang bentuk koalisi partai umat untuk Pemilu 2024

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka peluang membentuk koalisi partai yang memperjuangkan kepentingan umat untuk Pemilihan Umum 2024.

“Itu ide bagus, jadi PKS prinsipnya partai yang visinya rahmatan lil alamin. Kami akan menyambut siapa pun yang akan bergabung dengan kami dan kami akan menyatukan kerja sama besar dengan partai lain. Peluang membentuk koalisi sangat mungkin karena waktu masih panjang," kata Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi saat jumpa pers di Kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.

4. Akademisi: Soal "reshuffle" waktu yang tepat untuk sosok muda

Pengajar Ilmu Politik Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi, menilai sudah saatnya memberi ruang untuk sosok muda menjadi menteri jika Presiden Joko Widodo jadi me-reshuffle kabinetnya.

Airlangga Pribadi dalam keterangan pers diterima di Jakarta, Rabu, menilai saat ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan ruang kepada sosok muda yang penuh semangat namun mumpuni untuk memperkuat tim kepresidenan.

Selengkapnya baca di sini.

5. KPPOD temukan 347 peraturan daerah bermasalah

Analis Kebijakan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPO) Eduardo Edwin mengatakan pihaknya masih menemukan 347 peraturan daerah yang tergolong bermasalah.

“Salah determinannya adalah persoalan minimnya partisipasi publik dalam penyusunan kebijakan daerah," kata Eduardo Edwin di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.

Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2021