Saham Singapura berakhir naik 0,44 persen

Saham Singapura berakhir naik 0,44 persen

Gedung SGX, Singapura, 30 Januari 2018. ANTARA/Shutterstock/pri.

Singapura (ANTARA) - Saham Singapura ditutup 0,44 persen lebih tinggi pada Selasa karena investor menunggu musim pelaporan pendapatan perusahaan kuartal pertama yang akan dimulai akhir pekan ini.

Pasar AS ditutup pada level tertinggi baru sepanjang masa pada Senin karena investor mempertimbangkan awal musim pendapatan perusahaan dan bertambahnya pasokan obligasi.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS sebagian besar lebih tinggi karena lelang obligasi tenor tiga dan sepuluh tahun mendapat tanggapan positif dibandingkan dengan penjualan obligasi sebelumnya.

Baca juga: Saham Hong Kong naik ditopang sektor keuangan

Sementara itu, harga minyak mentah hampir mendatar di Asia karena para pedagang terus ragu-ragu mendorong harga melebihi batas 60 dolar AS per barel.

DBS Group Research menyebutkan secara teknis, level support Straits Times Index adalah 3.160 poin diikuti 3.115 poin, sedangkan level resistance 3.230 poin diikuti 3.280 poin.

Dikutip dari Xinhua, indeks acuan Singapura, Straits Times, naik 13,97 poin menjadi 3.187,9 poin. Volume perdagangan 2,09 miliar saham senilai 1,23 miliar dolar Singapura. Jumlah saham yang naik melebihi jumlah yang turun dengan 285 banding 192.

Jardine Matheson naik 1,09 persen menjadi 65,07 dolar AS. Akuisisi 15 persen saham Jardine Strategic dengan harga tunai 33 dolar AS per saham akan berlaku efektif pada Rabu.

Menyusul kesepakatan itu, mereka mengharapkan akan mengusulkan resolusi untuk menerapkan pembatalan kepemilikan silang di Jardine Matheson melalui pengurangan modal pada rapat umum pemegang saham tahunan tahun depan.

Penyederhanaan tersebut akan menghasilkan satu holding company dengan struktur kepemilikan konvensional. Hal ini akan meningkatkan efisiensi operasional dan fleksibilitas keuangan, sekaligus meningkatkan laba per saham secara material.

Di antara yang naik, DBS Group Holdings naik 0,52 persen menjadi 28,84 dolar Singapura, sementara Venture Corporation menjadi salah satu yang paling merugi dengan turun 0,25 persen menjadi 20,23 dolar Singapura (1 dolar AS sama dengan 1,34 dolar Singapura).

Baca juga: IHSG ditutup melemah seiring aksi jual asing
Baca juga: Saham Tokyo naik karena investor memburu saham oversold

Pewarta : Biqwanto Situmorang
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021