Saham Australia dibuka menguat ditopang sektor teknologi

Saham Australia dibuka menguat ditopang sektor teknologi

Ilustrasi - Bendera nasional Australia dengan tampilan besar harga pasar harian, pasar saham Australia, ANTARA/Shutterstock/pria.

Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia menguat pada awal perdagangan Selasa pagi, ditopang oleh lonjakan sektor teknologi namun kerugian di sektor energi dan perusahaan tambang membatasi kenaikan.

Indeks acuan S&P/ASX 200 dibuka naik 0,29 persen menjadi diperdagangkan di 6.994 poin, tetapi masih anjlok 3,1 persen dari level tertinggi pada 20 Februari 2020.

Perusahaan beli-sekarang-bayar-nanti Zip Co menjadi pencetak keuntungan teratas pada indeks acuan setelah mengumumkan hasil triwulanan yang optimistis.

Zip mengatakan pihaknya berinvestasi di pasar negara maju dan berkembang untuk memperluas jejak globalnya dan juga melakukan peluncuran awal ke Kanada, didorong oleh permintaan pedagang AS.

Indeks utama S&P 500 dan Dow Jones di Wall Street berakhir lebih rendah pada Senin (12/4/2021), dengan investor menunggu isyarat dari musim laporan keuangan perusahaan dan data inflasi utama pekan ini.

Saham teknologi Australia terangkat 1,48 persen dipimpin oleh pengembang solusi elektronik Codan Ltd diikuti oleh Xero Ltd, yang keduanya naik lebih dari 2,0 persen.

Saham sektor keuangan naik 0,3 persen dipimpin oleh Zip Co Ltd, yang melonjak 5,41 persen, diikuti oleh Netwealth Group Ltd, naik 3,11 persen.

Indeks sektor logam dan pertambangan turun tipis 0,02 persen dipimpin oleh Imdex Ltd, yang melemah 1,62 persen, diikuti oleh Nickel Mines Ltd, kehilangan 1,59 persen.

Indeks sektor energi turun 0,56 persen dengan Ampol Ltd mengalami penurunan terbesar di 1,88 persen, diikuti oleh Beach Energy Ltd, yang kehilangan 1,17 persen.

Baca juga: Bursa Australia merosot, terseret saham sumber daya dan real estat
Baca juga: Kenaikan Saham di Australia terhenti dampak peluncuran vaksin mundur
Baca juga: Pasar saham Australia melonjak dengan kenaikan di semua sektor
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021