Jelang puasa, positif COVID-19 di Bangka Barat naik menjadi 602 kasus

Jelang puasa, positif COVID-19 di Bangka Barat naik menjadi 602 kasus

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, M. Putra Kusuma. (FOTO ANTARA/ Donatus Dasapurna)

Mentok, Babel (ANTARA) - Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung menyatakan sehari menjelang puasa Ramadhan 1422 Hijriah, jumlah kasus warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu pada Senin (12/4) ini bertambah 14 sehingga jumlah totalnya naik menjadi sebanyak 602 orang.

"Kejadian dalam beberapa hari terakhir, Kecamatan Jebus menunjukkan grafik paling menonjol, bahkan saat ini terdapat 70 orang warga yang wajib menjalani isolasi atau karantina," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma di Mentok, Senin.

Ia menjelaskan, pada Senin ini terjadi penambahan 14 kasus baru dan 10 kasus di antaranya terjadi di Kecamatan Jebus, sedangkan empat kasus lainnya terjadi di Mentok satu kasus dan Simpangteritip tiga kasus.

Dengan adanya penambahan 14 kasus baru tersebut, saat ini warga yang masih dalam status pasien positif COVID-19 dan wajib melakukan isolasi, karantina atau perawatan sebanyak 143 orang.

"Kasus-kasus baru yang terlapor hari ini berasal dari pengembangan kontak erat kasus sebelumnya dan sudah dilakukan pemeriksaan menggunakan rapid test antigen dengan hasil positif," katanya.

Selain menggunakan rapid test antigen, ada beberapa warga yang sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Babel dengan hasil positif.

Ia mengatakan khusus warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kecamatan Jebus sebanyak 70 orang berasal dari beberapa desa dan sudah dilakukan penelusuran kontak untuk pencegahan penyebaran virus.

"Kami juga melakukan sosialisasi agar warga semakin patuh terhadap protokol kesehatan yang berlaku, memakai masker setiap keluar rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan sering cuci tangan dengan sabun," katanya.

Berdasarkan data Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, jumlah kasus selama pandemi ditemukan sebanyak 602 orang, 10 kasus meninggal dunia, 449 orang dinyatakan sembuh dan 143 orang masih menjalani proses karantina, isolasi mandiri dan perawatan, demikian M Putra Kusuma.

Baca juga: Pasien COVID-19 di Bangka Barat bertambah 44 orang

Baca juga: Kasus COVID-19 di Bangka Barat bertambah 8 jadi 446 orang

Baca juga: Babel segera bangun wisma karantina pasien COVID-19 di Bangka Barat

Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021