Kenaikan beruntun di pasar saham Australia berhenti Jumat

Kenaikan beruntun di pasar saham Australia berhenti Jumat

Kantor pusat perusahaan ASX Australian Stock Exchange di 20 Bridge Street di Sydney, NSW, Australia. ANTARA/Shutterstock/pri.

Sydney (ANTARA) - Pasar saham Australia ditutup sedikit lebih rendah pada Jumat, penurunan harian pertama sejak 30 Maret 2021.

Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 3,60 poin atau 0,05 persen menjadi 6.995,20, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 2,00 poin atau 0,03 persen pada 7.250,30.

"Penurunan hari ini terjadi di sebagian besar pasar dengan hampir semua sektor merah," kata penulis keuangan CommSec James Tao, dikutip dari Xinhua.

"Sementara energi dan kebutuhan pokok konsumen mengalami penurunan persentase yang lebih besar, sektor-sektor utama keuangan, material dan perawatan kesehatan memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan yang lebih luas."

Di sisi ekonomi, Bank Sentral Australia merilis Tinjauan Stabilitas Keuangan (FSR) setengah tahunan.

FSR menyoroti bahwa sistem keuangan di Australia dan internasional sebagian besar tahan terhadap dampak COVID-19.

Di bidang keuangan, bank-bank besar sebagian besar terangkat dengan Commonwealth Bank naik 0,01 persen, National Australia Bank naik 0,34 persen, Westpac Bank naik 0,20 persen tetapi ANZ tidak berubah (0,00 persen).

Saham pertambangan sebagian besar turun dengan BHP turun 0,83 persen, Rio Tinto turun 0,33 persen, Fortescue Metals turun 0,52 persen, tetapi penambang emas Newcrest naik 1,06 persen.

Produsen minyak dan gas merosot dengan Oil Search turun 0,48 persen, Santos turun 0,98 persen dan Woodside Petroleum turun 0,57 persen.

Supermarket terbesar Australia turun dengan Coles turun 0,13 persen, dan Woolworths turun 1,27 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah (0,00 persen), maskapai nasional Qantas naik 0,55 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,96 persen.

Baca juga: IHSG akhir pekan diprediksi bergerak datar di tengah minimnya sentimen
Baca juga: Saham di China dibuka melemah setelah cetak untung sehari sebelumnya
Baca juga: Kenaikan Saham di Australia terhenti dampak peluncuran vaksin mundur

Pewarta : Biqwanto Situmorang
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021