Kasus COVID-19 di Bangka Barat bertambah 8 jadi 446 orang

Kasus COVID-19 di Bangka Barat bertambah 8 jadi 446 orang

Juru BIcara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka Barat M. Putra Kusuma. (ANTARA/Donatus Dasapurna)

Mentok, Babel (ANTARA) - Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengatakan pada hari ini terjadi penambahan kasus sebanyak delapan orang sehingga jumlah keseluruhan kasus yang ditemukan sebanyak 446 orang selama pandemi berlangsung.

"Hari ini terjadi penambahan delapan kasus baru, di lima kecamatan, yaitu di Kecamatan Mentok empat kasus dan masing-masing satu kasus di Simpangteritip, Jebus, Parittiga, dan Tempilang," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat M. Putra Kusuma di Mentok, Rabu.

Ia menjelaskan kasus baru yang terlapor hari ini merupakan hasil dari pengembangan kontak erat kasus sebelumnya dengan hasil pemeriksaan antigen positif.

Dengan adanya tambahan delapan kasus baru tersebut, saat ini jumlah pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 34 orang.

Baca juga: Babel segera bangun wisma karantina pasien COVID-19 di Bangka Barat

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Bangka Barat bertambah


"Hari ini belum ada tambahan untuk pasien sembuh atau selesai masa karantina," kata dia.

Dari data sementara yang dikeluarkan Satgas COVID-19 Bangka Barat, sampai saat ini sudah ditemukan sebanyak 446 kasus warga yang positif COVID-19, sedangkan jumlah warga yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani masa karantina sebanyak 403 orang, 34 masih diisolasi dan sembilan kasus meninggal dunia.

"Kami minta warga tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan yang berlaku, mulai dari memakai masker, sering cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas," katanya.*

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Bangka Barat bertambah 9 menjadi 370

Baca juga: Sebanyak 307 pasien COVID-19 Bangka Barat dinyatakan sembuh
Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021