Evaluasi laga perdana, Persita bakal rotasi pemain

Evaluasi laga perdana, Persita bakal rotasi pemain

Pesepak bola Persita Tangerang Kito Chandra (kedua kanan) mencoba menerobos pertahanan tim Persiraja Banda Aceh saat pertandingan Piala Menpora di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (24/3/2021). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/aww. (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Kepala Persita Tangerang Widodo C Putro memastikan bakal melakukan rotasi pemain menghadapi dua laga melawan Persib Bandung dan Bali United, sebagai evaluasi laga perdana kontra Persiraja Banda Aceh, Rabu (24/3) lalu.

"Tentu nanti evaluasi dari kesalahan-kesalahan kita dan tentu ada rotasi ya. Itu sudah saya kemukakan dari awal sejak berangkat. Bahwa nanti tetap ada rotasi karena ini pramusim. Juga kita perlu melihat kesiapan individu pemain di dalam melaksanakan pertandingan ini," kata Widodo dikutip dari laman resmi klub, Kamis.

Pada laga perdana Grup D, Persiraja Banda Aceh menaklukkan Persita Tangerang dengan skor 3-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (24/3) sehingga membuat Persita berada di urutan terbawah klasemen grup. 

Baca juga: Persiraja Banda Aceh taklukkan Persita Tangerang 3-1 

Menanggapi hasil pertandingan perdana yang tak cukup memuaskan itu, Widodo menyebut hasil pertandingan perdana itu akan dijadikan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi dua laga berikutnya.

"Jadi, saya harapkan pemain tetap semangat, tetap fokus, 'fighting spirit'-nya tetap ada walaupun pertandingan pertama kita kalah," tegasnya.

Soal kebobolan tiga gol, Widodo memang sedikit mencermati soal taktikal anak asuhnya, terutama untuk menghadapi dua laga ke depan.

"Saya kira memang bukan satu sisi golnya yang 'heading' tapi sumbernya yang harus kita perbaiki. Kenapa mereka bisa 'crossing', terus baru kita tarik ke tengah, kenapa ini tidak ada yang ikut. Jadi, siapa pun yang ada di situ, inilah evaluasi kami nantinya. Dalam 'defending' bertahan, itu sudah harus 'man to man marking', tidak ada lagi zona," urainya.

Meski bermain tanpa target di Piala Menpora, Persita bukan berarti tanpa tujuan. Meningkatkan performa pemain muda untuk disiapkan menuju kompetisi menjadi hal utama yang diincar Widodo.

"Ya kalau saya dari awal kan sudah ditargetkan oleh manajemen bahwa di pramusim ini tidak ada target apa-apa. Untuk memaksimalkan juga pemain usia 20. Saya berusaha memaksimalkan juga dari usia 20. Karena inilah memang yang kita 'setting' dari awal," katanya.

"Tapi saya juga berharap dari pemain-pemain ini fighting spirit-nya tetap dijaga supaya kita tetap bisa berbicara di pramusim ini," tambah Widodo.

Baca juga: Klasemen Grup D: Persiraja memimpin 

Sementara itu, perwakilan pemain Syaeful Anwar yang juga perdana menjabat sebagai Kapten Persita mengaku kelemahan di lini belakang yang harus jadi evaluasi untuk kebangkitan di pertandingan berikutnya.

"Jalannya pertandingan kami sangat menguasai ya. Beberapa peluang kami buat, tapi minimnya gol dan (lini) belakang kami mungkin harus diperbaiki lagi. Sedikit kurang fokus karena habis 'waterbreak' langsung tiga gol. Mungkin itu buat pelajaran bagi kami pemain dan nanti kami lebih baik lagi di pertandingan ke depan," ujar pemain bernomor punggung 24 tersebut.

Persita dijadwalkan bertemu Persib Bandung di laga kedua babak penyisihan Grup D Piala Menpora 2021, Senin (29/3), dilanjutkan laga ketiga lawan Bali United pada 2 April mendatang. 

Baca juga: Lawan Persiraja, Bali United target pimpin Grup D 
Baca juga: Persita Tangerang boyong 30 pemain ke Sleman untuk Piala Menpora 
Baca juga: Menpora, Kapolri dan Ketum PSSI apresiasi sikap suporter Piala Menpora 

 
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021