Kementerian BUMN ungkap alasan Yusuf Ateh jadi komisaris Bank Mandiri

Kementerian BUMN ungkap alasan Yusuf Ateh jadi komisaris Bank Mandiri

Komisaris Bank Mandiri Muhammad Yusuf Ateh. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/aa.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian BUMN menilai komisaris baru Bank Mandiri Muhammad Yusuf Ateh memiliki kemampuan untuk mengawasi jalannya Bank Mandiri.

Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan sebagai Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh memiliki kemampuan untuk mengawasi jalannya Bank Mandiri lebih baik lagi.

"Ini yang kami harapkan dari Bapak Yusuf Ateh, sehingga nantinya Bank Mandiri ini akan semakin mematuhi good corporate governance," ujar Arya di Jakarta, Senin.

Terkait kabar mengenai Yusuf Ateh merangkap jabatan komisaris di dua perusahaan BUMN, Arya membantah hal tersebut tidak benar.

"Ini perlu saya jelaskan mengenai jabatan komisaris Bapak Muhammad Yusuf Ateh. Beliau ini sekarang menjadi Komisaris di Bank Mandiri, sementara jabatan beliau di PLN dengan sendirinya sudah berhenti," kata Staf Khusus III Menteri BUMN tersebut.

Baca juga: Saham Bank Mandiri naik seiring penunjukan direksi dan komisaris baru

Sesuai peraturan menteri, kata dia, di BUMN tidak boleh rangkap jabatan.

"Jadi beliau itu otomatis tidak lagi menjadi komisaris di PLN," tegasnya.

Sebelumnya Muhammad Yusuf Ateh diangkat sebagai Komisaris Bank Mandiri dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) bank tersebut.

Yusuf Ateh diangkat sebagai komisaris baru Bank Mandiri menggantikan Ardan Adiperdana.

Baca juga: Bank Mandiri bagikan dividen Rp10,27 triliun

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga memutuskan untuk mengangkat Timothy Utama menggantikan Rico Usthavia Frans yang telah habis masa jabatannya. Sebelumnya, Timothy Utama merupakan Managing Director, Head of Operations and Technology Citibank.

Dengan keputusan ini, susunan direksi perseroan adalah Direktur Utama Darmawan Junaidi, Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar, Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Kepatuhan & SDM Agus Dwi Handaya, Direktur Treasury & International Banking Panji Irawan, Direktur Commercial Banking Riduan, Direktur Jaringan & Retail Banking Aquarius Rudianto, Direktur Operation Toni Eko Boy Subari, Direktur Corporate Banking Susana Indah Kris Indriati, Direktur Hubungan Kelembagaan Rohan Hafas, Direktur Keuangan & Strategi Sigit Prastowo, dan Direktur Information Technology Timothy Utama.

Adapun susunan komisaris perseroan yaitu Komisaris Utama M Chatib Basri, Wakil Komisaris Utama Andrinof Chaniago, Komisaris Independen Mohamad Nasir, Komisaris Independen Boedi Armanto, Komisaris Independen Loeke Larasati Agoestina, Komisaris Nawal Nely, Komisaris Faried Utomo, Komisaris Arif Budimanta, Komisaris Rionald Silaban, dan Komisaris Muhammad Yusuf Ateh.

Baca juga: Bank Mandiri akan tambah cadangan Rp1 triliun, antisipasi kredit macet
Pewarta : Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021