IDI harap vaksinasi COVID-19 "drive thru" bisa di seluruh Indonesia

IDI harap vaksinasi COVID-19

Ilustrasi seorang lansia menjalani pemeriksaan kesehatan dipusat pelayanan vaksinasi COVID-19 melalui drive-thru di JIExpo Kemayoran, Rabu (3/3/2021). (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PB IDI, Dr. Daeng M Faqih berharap strategi vaksinasi COVID-19 melalui sistem drive thru yang dimulai Rabu (2/3) dan menyasar kategori penduduk lanjut usia atau lansia bisa dilaksanakan di seluruh Indonesia.

"Kami, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mendukung kolaborasi seperti ini (kolaborasi fasilitas kesehatan, (penyedia jasa layanan kesehatan daring) Halodoc, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran, Rumah Sakit Hermina). Kami berharap kalau regulasi belum segera dibuat supaya secara nasional kawan-kawan Halodoc dan Gojek bisa bergerak," kata dia dalam sebuah acara daring, Rabu.

Daeng juga optimistis program vaksinasi melalui sistem drive thru serupa bisa dijalankan di seluruh daerah Indonesia apabila regulasi dibuat pemerintah.

"Kalau regulasi sudah dibuat bentuk seperti ini, asalkan regulasi dibuat saya kira di daerah gampang direplikasi," tutur dia.

Kemudian, terkait lansia sebagai sasaran program, Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonowu meminta agar penyedia jasa layanan transportasi Gojek dan Halodoc bisa memfasilitasi mitra pengemudinya membawa satu orang lansia semisal kerabatnya.

"Bisa tidak semua ojol datang membawa satu lansia, langsung divaksin. Jadi bukan hanya ojol lansia yang datang. Mungkin saudara (lansia) yang dibawa datang ke sini," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Co-Founder sekaligus Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi mengapresiasi diikutsertakannya mitra pengemudi lansia dalam tahapan awal vaksinasi drive thru ini.

Menurut dia, program ini akan membantu mitra pengemudi lansia sebagai bagian dari urat nadi logistik nasional agar terlindungi dari paparan COVID-19.

Kemudian, sebagai bentuk dukungan, pihak Gojek menyediakan kendaraan bagi calon penerima vaksin yang berjalan kaki atau tidak memiliki kendaraan saat vaksinasi dilakukan.

"Dukungan kami dalam bentuk layanan Gocar untuk membantu masyarakat yang tidak menggunakan kendaraan ke lokasi drive thru. Mobil tanpa biaya tambahan, ada sekat pelindung, pembersihan rutin," demikian tutur Kevin.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021