Djokovic samai rekor Federer di pekan terlama peringkat satu dunia

Djokovic samai rekor Federer di pekan terlama peringkat satu dunia

Petenis Serbia Novak Djokovic membawa pialanya usai memenangkan pertandingan final tunggal putra kejuaraan tenis Australia Terbuka melawan petenis Rusia Daniil Medvedev di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Minggu (21/2/2021). REUTERS/Asanka Brendon Ratnayake/AWW/djo (REUTERS/ASANKA BRENDON RATNAYAKE)

Jakarta (ANTARA) - Petenis Serbia Novak Djokovic kini mencatatkan capaian baru sebagai petenis peringkat satu dunia versi ATP terlama, menyamai rekor Roger Federer selama 310 pekan di posisi tersebut.

Gelar Australian Open kesembilan yang disabet Djokovic bulan lalu menjadi jaminan untuk mengamankan peringkatnya dan akan melampaui rekor Federer pada 8 Maret nanti.

Setelah catatan bersejarah itu, Djokovic mengatakan akan menyesuaikan kalender pertandingannya dan berambisi melampaui capaian 20 gelar Grand Slam milik Federer dan Rafael Nadal. 

Baca juga: Djokovic semakin cinta Rod Laver pasca kemenangan kesembilan 
Baca juga: Tundukan Medvedev, Djokovic sabet gelar Australian Open kesembilan 


"Setelah berada di nomor satu dengan minggu terlama, akan melegakan untuk bisa memusatkan perhatian saya pada (Grand) Slam," kata Djokovic, seperti dilansir Reuters, Senin.

"Ketika Anda mencari peringkat nomor satu, Anda harus bermain bagus sepanjang musim, serta harus memainkan semua turnamen. Saya benar-benar menantikan untuk membuat rekor baru," pungkasnya.

Capaian tersebut adalah kelima kalinya bagi Djokovic bertengger di puncak peringkat dunia. Petenis berusia 33 tahun itu merebut kembali posisi teratas dari Nadal pada Februari tahun lalu, dan finis di peringkat satu pada akhir 2020 untuk keenam kalinya, menyamai rekor yang dibuat oleh Pete Sampras dari Amerika Serikat. 

Baca juga: Djokovic habiskan 3,5 jam atasi Zverev menuju semifinal 
Baca juga: Cedera, Djokovic akui melanjutkan Australian Open adalah pertaruhan 
Baca juga: Novak Djokovic absen sesi latihan karena cedera otot perut 

 
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021