Pemerintah nyatakan serius perhatikan kesehatan jiwa selama pandemi

Pemerintah nyatakan serius perhatikan kesehatan jiwa selama pandemi

Petugas membantu penderita gangguan jiwa (ODGJ) mengenakan masker saat menunggu pemberangkatan bus yang akan mengangkutnya ke RSJ Menur, di halaman kantor Dinas Kesehatan Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (31/8/2020). ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/am.

Jakarta (ANTARA) - Juru bicara pemerintah COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro mengatakan pemerintah serius memerhatikan kesehatan jiwa selama pandemi COVID-19.

"Satgas telah meluncurkan buku panduan kesehatan jiwa pada masa pandemi. Pemerintah serius memerhatikan kesehatan jiwa," katanya dalam keterangan pers virtual di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan buku panduan kesehatan jiwa diluncurkan karena banyak beban psikologis yang dihadapi masyarakat selama setahun ini.

Dalam buku panduan yang dapat diakses secara daring melalui www.s.id/sehatjiwa itu terdapat empat bagian penting panduan kesehatan jiwa.

Empat bagian itu yakni, cara menghadapi orang dengan masalah kesehatan jiwa sebagai pengobatan, cara menghadapi orang yang pulih dari kesehatan jiwa, cara menghadapi orang yang rentan kesehatan jiwa, serta cara menjadi orang yang kuat secara mental dan menjadi promotor kesehatan jiwa pada masa pandemi.

"Ahli yang menyusun buku panduan tersebut memerhatikan munculnya rasa bosan, jenuh, dan cemas di masyarakat dalam menghadapi pandemi. Sebagian masyarakat terlalu lama di rumah sehingga muncul emosi yang tinggi, ruang gerak dan interaksi terbatas sehingga berbahaya pada kesehatan jiwa dan berdampak pada kesehatan fisik," katanya.

Dia mengingatkan keluarga adalah jawaban atas persoalan kesehatan jiwa di masa pandemi.

Selain itu, juga diingatkan pentingnya mengubah cara komunikasi dalam keluarga, dengan meningkatkan intensitas obrolan dalam keluarga dalam suasana nyaman dan rileks.

"Ingat harta yang paling berharga adalah keluarga. Istana yang paling indah adalah keluarga," demikian Reisa Broto Asmoro.

Baca juga: Satgas COVID-19: Keluarga tangguh kunci kesehatan jiwa

Baca juga: Taat protokol salah satu cara menjaga kesehatan jiwa di tengah pandemi

Baca juga: Kemenkes: PJJ selama pandemi banyak pengaruhi kesehatan jiwa anak

Baca juga: Survei: 68 persen swaperiksa alami masalah psikologis selama pandemi

 
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021