IDI ingatkan PSSI-LIB tak lengah dengan hasil negatif 'swab' antigen

IDI ingatkan PSSI-LIB tak lengah dengan hasil negatif 'swab' antigen

Ketua Satgas COVID-19 Prof dr Zubairi Djoerban Sp.PD menyampaikan penjelasnnya terkait virus corona COVID-19 di kantor IDI Jakarta, Kamis (5/3/2020). (ANTARA/Aditya Ramadhan)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban mengingatkan agar PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak lengah dengan hasil negatif dari tes usap (swab) antigen, uji cepat COVID-19 yang rencananya akan digunakan di Piala Menpora 2021.

"Hati-hati dengan pemakaian tes antigen karena bisa saja hasilnya negatif tetapi ternyata terinfeksi (virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19)," ujar Zubairi ketika dihubungi Antara di Jakarta, Kamis.

Menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu, kasus demikian beberapa kali terjadi di rumah sakit (RS).

Baca juga: Zubairi Djoerban: pelaksanaan prokes di Piala Menpora harus konsekuen 

Pernah ada situasi ketika hasil tes usap antigen pasien yang akan masuk ke RS, seperti pasien kanker, demam berdarah atau diabetes, dipastikan negatif. Namun, ketika dirawat di ruangan non-COVID-19, pasien itu menunjukkan gejala tertular virus SARS-CoV-2.

"Dokter curiga karena pasien demam dan ada gangguan di paru-paru. Lalu dites usap PCR, ternyata positif. Ini karena virusnya tidak terdeteksi oleh tes antigen," kata Zubairi.

Hal itu dampaknya sangat besar lantaran pasien terlanjur dirawat di ruang non COVID-19. Di sana, dokter, perawat dan karyawan lainnya memang memakai alat pelindung diri (APD) tetapi tidak selengkap tenaga kesehatan khusus COVID-19.

"Kasus itu dapat memicu penularan ke 'cleaning service', suster, dokter maupun yang lain. Jadi kalau negatif dengan tes antigen itu sebenarnya masih bisa positif PCR," tutur penemu pertama kasus AIDS di Indonesia tersebut.

Oleh karena itu, Zubairi meminta agar PSSI dan LIB benar-benar melakukan pengawasan ketat serta menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di Piala Menpora 2021 demi menghindari penyebaran SARS-CoV-2 di kalangan pesepak bola dan ofisial.

Baca juga: Menpora tegaskan nobar Piala Menpora dilarang di seluruh Indonesia 

Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 akan digelar pada 20 Maret-25 April 2021. Ada empat daerah yang menjadi tuan rumah penyisihan grup, yaitu Bandung, Sleman, Solo dan Malang.

PSSI dan LIB berencana untuk menggunakan tes usap antigen kepada pemain, pelatih, wasit dan ofisial dalam Piala Menpora 2021.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyebut bahwa uji usap itu dilakukan pukul 09.00 WIB pada hari pertandingan.

Sesuai dengan kesepakatan Polri, Kemenpora, PSSI dan LIB, Piala Menpora 2021 berlangsung dengan penerapan ketat protokol kesehatan pencegahan COVID-19. 

Baca juga: Dispora Kota Bandung pastikan GBLA siap untuk Piala Menpora 2021 
Baca juga: Sepak bola kala pandemi, merayakan pesta dalam sepi 
Baca juga: Piala Menpora 2021 ditayangkan 'free to air' 

 
Pewarta : Michael Siahaan
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021