Kimberly-Clark Softex luncurkan logo baru setelah akuisisi

Kimberly-Clark Softex luncurkan logo baru setelah akuisisi

Logo baru Kimberly-Clark Softex. (ANTARA/Kimberly-Clark Softex)

Jakarta (ANTARA) - Kimberly-Clark Softex meluncurkan logo perusahaan baru sebagai kelanjutan dari akuisisi perusahaan pada bulan September 2020.

“Logo baru ini mewakili awal yang baru bagi Kimberly-Clark dan Softex Indonesia demi meneruskan warisannya dalam menyediakan kebutuhan keluarga Indonesia untuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Aaron Powell, Presiden Bisnis Konsumen Kimberly-Clark di Asia Pasifik, melalui keterangannya, Jumat.

Logo baru didasarkan pada logo Kimberly-Clark dan Softex Indonesia yang berintegrasi dengan simbol kupu-kupu ikonik, yang menandai asimilasi jenama baru ke dalam kesatuan bisnis.

Baca juga: Cara ideal hindari iritasi akibat pembalut

Memanfaatkan sejarah panjang Softex Indonesia serta kehadiran brand-nya yang kuat di Indonesia, simbol kupu-kupu dipertahankan untuk melambangkan dedikasi berkelanjutan Kimberly-Clark Softex dalam menyediakan produk perawatan pribadi yang dapat diandalkan dan dipercaya di Indonesia.

Softex Indonesia telah membawa bisnis perawatan pribadi di Indonesia di bawah kepemimpinan dari Hendra Setiawan, Presiden Direktur PT Softex Indonesia, selama lebih dari 18 tahun.

"Penting bagi kami untuk memainkan peran dalam setiap tahapan kehidupan konsumen kami dengan menyediakan inovasi berkelanjutan melalui produk dan layanan perawatan pribadi dan kesehatan yang berkualitas dan bernilai tinggi," kata Hendra.

Ia melanjutkan, di tahun-tahun mendatang, Kimberly-Clark Softex akan terus menghadirkan inovasi dan menyediakan produk-produknya yang unggul di Indonesia, sekaligus terus mengakselerasi pertumbuhan perusahaan; dengan memanfaatkan keahlian global dan kemampuan inovasi Kimberly-Clark; dengan tetap mempertahankan keahlian pasar lokal, demi mengembangkan kesuksesan Softex Indonesia yang berkelanjutan.

Baca juga: Selandia Baru sediakan pembalut menstruasi gratis bagi siswa perempuan

Baca juga: Pasar pembalut wanita di Indonesia setiap tahun tumbuh positif

Baca juga: Masalah kesehatan terheboh sepanjang 2018
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021