DPRD Jabar berharap empat kabupaten jadi KLA

DPRD Jabar berharap empat kabupaten jadi KLA

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ahmad Ru'yat. (Dok Humas DPRD Jabar)

Bandung (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) berharap empat kabupaten di Provinsi Jabar yakni Kabupaten Purwakarta, Subang, Indramayu, dan Pangandaran bisa menjadi kabupaten layak anak (KLA) sehingga seluruh daerah di Provinsi Jabar bisa masuk kategori KLA.

"Dalam kunjungan kami ke Kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Purwakarta, beberapa waktu lalu, kami dari DPRD Jabar berharap empat kabupaten yang ada di Jabar yakni Purwakarta, Subang, Indramayu, dan Pangandaran bisa menjadi KLA," kata Wakil Ketua DPRD Jabar Ahmad Ru'yat, di Bandung, Kamis.

Baca juga: DPRD Jabar minta pembangunan Tol Cisumdawu menuju BIJB dipercepat

Ahmad mengatakan perlindungan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Jabar sangat penting karena angka kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tinggi di Jabar.

Oleh karena itu, DPRD Provinsi Jabar mendorong kabupaten dan kota menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak untuk tumbuh dan berkembang.

Baca juga: Legislator dorong pembangunan infrastruktur calon DOB Garut Selatan

"Teman-teman di Komisi V DPRD Jabar mendorong seluruh kabupaten dan kota yang ada di Jabar menjadi KLA," kata dia.

Hingga saat ini di Provinsi Jabar baru 23 kabupaten dan kota yang masuk kriteria kota/kabupaten layak anak atau KLA.

Politikus Fraksi PKS DPRD Jabar ini menambahkan DPRD Provinsi Jabar melalui Komisi V akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan untuk memberikan dukungan melalui penguatan kelembagaan agar P2TP2A bisa melengkapi berbagai fasilitas yang ada.

Baca juga: Anggota DPRD Jabar sorot tumpang tindih kewenangan pajak air permukaan

"Jika hal tersebut dilakukan maka keberadaan kabupaten dan kota layak anak bisa dipenuhi oleh seluruh kabupaten dan kota, sehingga bisa mewujudkan Jabar sebagai provinsi yang layak anak," kata dia.
Pewarta : Ajat Sudrajat
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021