Dinkes sebut 479 nakes di Mukomuko divaksin COVID-19

Dinkes sebut 479 nakes di Mukomuko divaksin COVID-19

Petugas Kesehatan Kabupaten Mukomuko menggunakan mobil PSC 119 melakukan tes usap keliling kecamatan.(Dok.Antarabengkulu.com)

Mukomuko (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyebutkan sampai hari Sabtu ini baru sebanyak 479 tenaga kesehatan (nakes) dari 1.300 nakes di daerah ini yang telah menerima vaksin COVID-19.

“Jumlah total tenaga kesehatan yang divaksinasi sampai dengan hari ini sebanyak 479 orang, bertambah satu orang dibandingkan dua hari sebelumnya sebanyak 478 orang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo dalam keterangannya, di Mukomuko, Sabtu.

Bustam Bustomo yang juga Sekretaris Dinkes Kabupaten Mukomuko itu mengatakan hal tersebut berdasarkan laporan rekapitulasi hasil pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di daerah ini yang dilaksanakan di 17 puskesmas, RSUD, dan Dinas Kesehatan setempat.

Ia menyebutkan, sebanyak 1.310 orang yang terdiri dari 1.300 tenaga kesehatan dan 10 pejabat pemerintah setempat yang menjadi sasaran kegiatan vaksinasi tahap pertama tahun ini.

Dia mengatakan, dari sebanyak 1.310 orang tersebut, sebanyak 723 tenaga kesehatan di daerah ini telah registrasi atau 52,54 persen dari 1.310 orang, 479 yang menerima vaksinasi.

Kemudian sebanyak 231 nakes di antaranya batal mengikuti vaksinasi COVID-19, karena mengalami berbagai penyakit dan 76 nakes ditunda karena kondisi kesehatan tidak memungkinkan.

Ia menjelaskan penyebab 231 tenaga kesehatan di daerah ini batal mengikuti vaksinasi COVID-19 tahap pertama, karena mereka mengalami berbagai penyakit dan orang dengan penyakit tersebut tidak bisa menerima vaksin COVID-19.

“Berdasarkan hasil skrining, puluhan tenaga kesehatan daerah ini memiliki riwayat berbagai penyakit lainnya, sehingga mereka ini tidak direkomendasikan mengikuti vaksin COVID-19,” ujarnya.

Sebanyak 76 tenaga kesehatan di daerah ini terpaksa ditunda menerima vaksin COVID-19, karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan menerima vaksin tersebut.

“Kalau tenaga kesehatan yang saat ini ditunda menerima vaksinasi COVID-19 kemungkinan mereka masih bisa menerima vaksinasi COVID-19, setelah kondisi kesehatannya pulih,” ujarnya pula.
Baca juga: 1.620 nakes di Mukomuko dapat vaksin COVID-19
 
Pewarta : Ferri Aryanto
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021