Disney masih berencana rilis "Black Widow" di bioskop

Disney masih berencana rilis

Film "Black Widow" (ANTARA/Disney)

Jakarta (ANTARA) - CEO Disney Bob Chapek mengatakan bahwa film "Black Widow" akan tetap tayang di bioskop pada 7 Mei 2021.

Banyak yang berspekulasi jika Disney kemungkinan memindahkan perilisan "Black Widow" di layanan streaming Disney Plus. Akan tetapi, Bob Chapek menegaskan jika pihaknya belum memutuskan,” kata Chapek Kamis

"Kami masih berniat merilisnya di bioskop," ujar Chapek dilansir Variety, Jumat.

Meski demikian, Chapek menolak untuk mengklarifikasi apakah "Black Widow" akan rilis pada Mei seperti yang direncanakan, atau akan ditunda sampai box office kembali normal.

Film-film Marvel biasanya memiliki anggaran produksi sekitar 200 juta dolar Amerika dan jutaan lainnya untuk biaya pemasaran secara global, yang membuatnya hampir tidak mungkin untuk menghasilkan keuntungan di saat tidak ada orang yang datang ke bioskop.

"Kami akan mengamati dengan cermat pembukaan kembali bioskop dan sentimen konsumen saat kembali ke bioskop," kata Chapek.

Baca juga: David Harbour usulkan Marvel rilis "Black Widow" secara online

Baca juga: Cuplikan "Black Widow" terbaru ungkap sejarah kelam Natasha Romanov


Selama pandemi, Disney telah mengambil langkah berani untuk mengimbangi penutupan bioskop. "Mulan" melewati bioskop AS sepenuhnya dan diluncurkan di Disney Plus dengan harga premium, sementara "Soul" dari Pixar ditayangkan perdana di platform tanpa biaya tambahan.

Kedua film tersebut juga diputar di bioskop internasional, masing-masing menghasilkan 69 juta dolar dan 104 juta dolar.

Chapek mencatat bahwa "Soul" memiliki respon yang positif di Disney Plus sejak diluncurkan pada Hari Natal.

Layanan streaming tersebut telah menjangkau 94,9 juta pelanggan di seluruh dunia pada 2 Januari 2021. Angka itu meningkat lebih dari 8 juta sejak bulan lalu lebih tepatnya pada 2 Desember.

"'Soul' sangat populer di basis pelanggan kami," kata Chapek.

Disney akan terus bereksperimen dengan strategi rilis hingga penayangan film pulih ke tingkat yang signifikan.

Bulan depan, film animasi keluarga "Raya and the Last Dragon" akan tayang perdana secara bersamaan di bioskop dan di Disney Plus dengan tambahan biaya premium 30 dolar.

"Beberapa film akan kami rilis di bioskop. Beberapa film akan kami bawa ke Disney Premiere Access. Dan dalam beberapa kasus, kami akan membawanya langsung ke layanan Disney Plus," ujar Chapek.

"Ini benar-benar tentang fleksibilitas. Kami akan mengarahkan pengambilan keputusan kami dari waktu ke waktu mengingat kebutuhan basis pelanggan kami," imbuhnya.

Baca juga: Marvel harap "Black Widow" bisa rilis di bioskop Mei 2021

Baca juga: Disney tunda rilis "Black Widow", "Eternals" hingga "West Side Story"

Baca juga: Florence Pugh, Chris Pine akan bintangi film "Don't Worry Darling"
Pewarta : Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021