DKPKP DKI pastikan stok pangan strategis mencukupi jelang Imlek

DKPKP DKI pastikan stok pangan strategis mencukupi jelang Imlek

Pedagang menata dagangannya di Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan, Minggu (7/2/2021). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Jakarta (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta melakukan pemantauan stok atau ketersediaan pangan strategis di pasar untuk memastikan  harga stabil menjelang perayaan Imlek 2021.

"Ada 10 pangan strategis yang kita pantau plus dua komoditas lainnya yaitu daging babi dan ikan bandeng," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKPKP DKI, Suharini Eliawati di Jakarta, Minggu.

Baca juga: Pantauan DKPKP DKI harga telur stabil usai digelar pangan murah

Kesepuluh komoditas pangan strategis yang dimaksud, yakni beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, cabai merah keriting, gula pasir dan minyak goreng.

Elly sapaan akrab Eliawati menyebutkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memastikan menjelang Imlek kondisi pangan tersedia dan stabil harganya.

Pemantauan dilakukan di lima kota administrasi DKI Jakarta, dilaksanakan oleh masing-masing Sudin KPKP wilayah.

"Pemantauan ini rutin kami lakukan setiap hari," kata Elly.

Baca juga: DKPKP gelar bazar cabai murah di pasar dan kantor kelurahan

Menurut Elly, beberapa komoditas pangan yang diprediksi mengalami kenaikan antara lain cabai rawit merah dan daging sapi.

Namun, lanjut dia, kenaikan harga dua komoditas tersebut tidak hanya terjadi di DKI Jakarta saja tetapi secara nasional.

"Karena untuk cabai, musim hujan sangat berpengaruh pada produksi cabai nasional, sedangkan untuk daging sapi disebabkan meningkatnya harga dari negara asal sehingga harga di Jakarta menyesuaikan," ujar Elly.

Selain pemantauan, untuk memastikan ketersediaan 10 pangan strategis di DKI Jakarta, DKPKP juga melakukan pengawasan pangan segar terpadu hasil pertanian, hasil perikanan dan hasil peternakan di pasar dan swalayan, untuk memberikan rasa aman agar pangan yang beredar di Jakarta bebas dari bahan kimia berbahaya.

Baca juga: Petugas gabungan uji keamanan pangan di Lotte Mart Kelapa Gading

Selain itu, DKPKP bersama Tim Pangan DKI Jakarta (BUMD Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan) menyiapkan gelar pangan murah berkolaborasi dengan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian fokus pada 10 pangan strategis

Berdasarkan data DKPKP DKI Jakarta, kecukupan pangan Ibu Kota menjelang Tahun Baru China 2567, yakni beras stok tersedia 289.441 ton, kebutuhan beras DKI Jakarta sehari sekitar 2.747 ton.

Stok daging sapi tersedia 15.914 ton, kebutuhan daging sapi per hari 187 ton, gula pasir stok 48.526 ton, kebutuhan gula sehari 210 ton, minyak goreng stok 77.819 ton, kebutuhan minyak sehari 556 ton.

"Ini artinya hingga Imlek stok aman," kata Elly.
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021