Bupati Keerom: Banjir terjadi karena tiga sungai meluap

Bupati Keerom: Banjir terjadi karena tiga sungai meluap

Polsek Arso Timur, salah satu bangunan yang terendam banjir di Kab. Keerom, Rabu (3/2/2021). ANTARA/HO-Humas Polda Papua.

Jayapura (ANTARA) - Bupati Keerom M.Markum mengakui, banjir yang melanda wilayahnya sejak Rabu dini hari disebabkan meluapnya air di tiga sungai.
 
Curah hujan yang tinggi menyebabkan air di tiga sungai yakni sungai Tami, Ubiyau dan sungai Bewani meluap hingga menggenangi sejumlah kawasan.
 
Di beberapa lokasi saat ini airnya sudah surut, kata Bupati Markum kepada Antara, Rabu malam.
 
Markum yang dihubungi melalui telepon selularnya mengatakan hingga saat ini belum ada data pasti tentang berapa banyak warga yang rumahnya terendam banjir.

Baca juga: Jembatan ambruk akibat banjir di Papua diperbaiki TNI bersama warga

Baca juga: Antisipasi banjir di Keerom-Papua, Satgas Pamtas TNI bantu warga
 
Petugas masih terus mendata dan Pemda Keerom saat ini sudah menyiapkan beberapa lokasi yang menjadi tempat penampungan sementara bagi warga yang terdampak.
 
"Saya belum ada data berapa rumah warga atau bangunan yang terendam banjir, " kata Bupati. Markum.
 
Data yang dihimpun Antara, Rabu, terungkap sekitar 170-an rumah warga saat ini terendam banjir yang mencapai sekitar 30 cm hingga 1 meter.
 
Selain rumah warga juga rumah ibadah dan kantor Polsek Arso Timur dilaporkan terendam banjir, namun tidak ada korban jiwa.
 
Adapun lokasi yang terendam banjir diantaranya adalah Arso Swakarsa-Arso II, Kampung Asyaman, Kampung Yanamaa, Kampung Walukubun, Kampung Workwana, kampung Pitewi, dan Arso Kota.*
 
Pewarta : Evarukdijati
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021