Nelayan dan tim gabungan selamatkan ikan paus terdampar

Nelayan dan tim gabungan selamatkan ikan paus terdampar

Nelayan dan tim gabungan menyelamatkan ikan paus yang terjebak lumpur di Tanjung Kait perbatasan Desa Simpang Tiga Abadi dan Dusun Sungai Kong, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (26/1/2021). ANTARA/Handout/aa.

Palembang (ANTARA) - Sejumlah nelayan dan tim gabungan beragam instansi pemerintah menyelamatkan ikan paus yang terdampar terjebak lumpur di Tanjung Kait perbatasan Desa Simpang Tiga Abadi dan Dusun Sungai Kong, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Selasa.

Ikan paus tersebut sudah terdampar di lokasi tersebut sejak Minggu (24/1).

Tim gabungan dari Dinas Perikanan OKI, PSDKP, TNI AL, Dishub OKI, Pol Airud Polres OKI, bersama warga setempat berjibaku menyelamatkan ikan paus tersebut.

Ikan paus tersebut akhirnya dapat digiring ke laut pada Selasa.

Baca juga: Tiga ekor hiu tutul terdampar di pesisir selatan Jember

Baca juga: 17 ekor paus terdampar di Sabu Raijua


"Proses evakuasi telah selesai dan ikan paus tersebut masih hidup, namun terlihat kondisinya masih stres lantaran masih berputar-putar, sehingga tim membantu melakukan penggiringan ke laut agar ia bisa bebas," kata Camat Tulung Selapan Ujar Jemy.

Sebelumnya, tim gabungan dibantu warga terlebih dahulu membuat alur di lumpur untuk memudahkan proses evakuasi.

Namun proses evakuasi baru bisa dimulai saat pasang naik sekira pukul 01.00 WIB sehingga ikan paus bisa digiriing ke laut sekitar pukul 08.00 pagi.

Proses evakuasi sudah dilakukan warga sejak Senin (25/1), namun terkendala kondisi air yang surut sehingga dilanjutkan kembali pada Selasa (26/1) saat kondisi air pasang.

Awalnya ikan ditarik menggunakan speedboat namun tidak berhasil, lalu diganti dengan menggunakan kapal nelayan. Setelah itu digiring memakai speedboat dan kapal nelayan ke arah laut.

Baca juga: Terdampar di Pantai Paseban Jember-Jatim, hiu paus ditemukan mati

Baca juga: 12 ekor paus terdampar di perairan NTT selama Juli

 
Pewarta : Dolly Rosana
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021