Wamen BUMN: Perusahaan negara terbuka jalin kemitraan dengan swasta

Wamen BUMN: Perusahaan negara terbuka jalin kemitraan dengan swasta

Tangkapan layar Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury dalam acara 11th Kompas100 CEO Forum di Jakarta, Kamis (21/1/2021). (ANTARA/ Zubi Mahrofi)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri (Wamen) BUMN Pahala Mansury menyampaikan perusahaan negara selalu terbuka untuk menjalin kemitraan dengan sektor swasta dalam rangka mendukung pembangunan perekonomian nasional.

"BUMN banyak butuh kemitraan, mungkin ada persepsi dari sektor swasta, oh mau dilakukan semua oleh BUMN. Ini yang mungkin sebetulnya persepsi ini kita harapkan pelan-pelan bisa coba untuk bisa jembatani. Pak Menteri Erick juga datang dari sektor swasta," ujar Pahala dalam acara 11th Kompas100 CEO Forum di Jakarta, Kamis.

Ke depannya, lanjut dia, kerja sama BUMN dengan sektor swasta diharapkan dapat mendukung pembangunan di berbagai sektor, seperti pangan, farmasi, energi dan di berbagai sektor perekonomian lainnya.

Baca juga: Erick Thohir sebut ditugaskan Jokowi bangun kemitraan BUMN dan swasta

"Sektor pangan banyak kemitraan, misalnya dengan PTPN, Perhutani, itu bisa dikembangkan bersama-sama. Jadi harapan kita sebetulnya selalu membuka komunikasi dengan sektor swasta untuk bisa explore kemungkinan-kemungkinan kolaborasi dengan tata kelola yang baik," ucapnya.

Ia mengatakan dengan terjalinnya kemitraan diharapkan masing-masing pihak berkontribusi dalam pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Karena PSN ini di satu sisi mendorong perekonomian, proyek-proyek yang strategis ini bisa meningkatkan lapangan kerja dan bisa terus bermitra," kata Pahala.

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan salah satu fokus BUMN adalah membangun ketahanan pangan, kesehatan, dan energi.

Baca juga: Presiden Jokowi jawab keluhan HIPMI soal kemitraan dengan BUMN

"Sektor-sektor ini sangat strategis dan pemerintah bisa terus hadir untuk bisa memberikan security, dan fasilitas kesehatan juga bisa dibangun sambil membangun ketahanan energi," ujarnya.

Pahala juga menyampaikan pandemi COVID-19 mendorong semua pihak untuk segera mungkin melakukan inovasi dan transformasi, salah satunya kebutuhan Teknologi 4.0.

"Sekarang masyarakat tentu banyak mengurangi interaksi fisik, ini yang harus dilihat BUMN dalam memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Penyaluran program kemitraan BUMN bagi UMKM semester I Rp563 miliar
 
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021