Sektor UMKM dinilai bisa diandalkan pulihkan ekonomi pada 2021

Sektor UMKM dinilai bisa diandalkan pulihkan ekonomi pada 2021

Dokumentasi - Peserta mencoba memotret produk miliknya saat acara UMKM Jogja Go Digital di Sleman, DI Yogyakarta. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/ama/aa.

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan Peer to Peer (P2P) fintech lending Indonesia, KoinWorks menilai sektor UMKM masih menjadi andalan dalam pemulihan ekonomi pada tahun ini.

"Saya melihat kenapa UMKM masih bisa diandalkan, karena sektor UMKM merupakan sektor yang sangat fleksibel dan terlebih lagi akan semakin fleksibel ketika masuk ke ranah digital," ujar Chief Marketing Officer KoinWorks Jonathan Bryan dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, para pelaku UMKM mampu melakukan penjualan berbagai macam produk, seperti hari ini berjualan produk maka besoknya mereka bisa menjual produk A plus.

Baca juga: Akademisi: Pengembangan UMKM titik penting pemulihan ekonomi nasional

"Pelaku UMKM bisa melakukan modifikasi produk yang akan mereka jual dengan sangat cepat. Mereka bisa berubah konten, foto, video, dan sebagainya itu semua sangat terbuka dalam ranah digital," katanya.

Kendati demikian untuk pelaku UMKM yang berjualan secara offline, kemungkinan untuk bergerak secara fleksibel tersebut akan sangat sulit.

Jonathan mengibaratkan sektor UMKM seperti sapu lidi, di mana kalau batang sapu lidi besar-besar dan isinya cuma sedikit dan ada satu batang yang patah masih bisa digunakan namun tidak optimal.

Baca juga: Wapres: UMKM jadi motor pemulihan ekonomi di tengah pandemi

Jika batang-batang sapu lidi tersebut ukurannya kecil namun jumlahnya banyak maka bisa digunakan dalam setiap kondisi. 

"Jumlah UMKM di Indonesia sangat banyak serta sanggup bertahan (resilient) terhadap perubahan. Jika bisnis tumbuh semakin besar maka tantangan yang dihadapi akan makin besar dan semakin sulit untuk bergerak secara fleksibel," katanya.

Dengan alasan-alasan demikian, KoinWorks sebagai perusahaan fintech lending melihat sektor UMKM sudah pasti bisa mendukung pemulihan ekonomi pada tahun 2021.

Baca juga: BI: 82 persen UMKM terdampak COVID, bank perlu membantu

Baca juga: BI sebut 14 sektor usaha butuh stimulus pada 2021

Baca juga: Ekonom dorong penjaminan kredit pelaku usaha pada 2021
Pewarta : Aji Cakti
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021